Social Icons

Pages

Kamis, 06 November 2014

Mimpi Rasulullah Saw 2



Habib Munzir Almusawa :
masalah mimpi Rasul saw, saya pernah bermimpi beliau saw dan mengadukan banyaknya orang yg rindu dg beliau saw namun belum jumpa dalam mimpi, beliau saw menutup wajahnya dan menangis, seraya berkata : "Tiada yg memisahkanku dg mereka selain tabir qudrat, dan mereka akan jumpa dg ku kelak"
beliau saw sangat perduli dan rindu pada ummatnya, lebih lebih yg mencintai beliau saw, dan telah teriwayatkan pada shahih Muslim bahwa beliau saw bersabda : "Ummatku yg paling cinta padaku adalah yg hidup setelah aku wafat, dan mereka sangat mengidamkan jumpa dg ku daripada harta dan keluarganya".
mereka itu adalah kita, tentunya jika misalnya disaat ini kita dengar Rasulullah saw muncul di suatu wilayah, maka kita akan tinggal dulu pekerjaan dan keluarga kita demi jumpa beliau saw, alhamdulillah.. semoga Allah mendawamkan cinta kita pada beliau saw.
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dg segala cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Jumat, 31 Oktober 2014

Puasa Asyura



Habib Munzir Almusawa - Puasa Muharram (asyura) :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memperbanyak puasa di bulan haram, sebagaimana dijelaskan dalam Syarah An Nawawy ‘ala Shahih Muslim oleh Al Imam An Nawawy bahwa Rasulullah memperbanyak ibadah di bulan-bulan haram ; Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Amal-amal di bulan Muharram dilipatgandakan pahalanya, oleh karena itu Rasulullah memperbanyak puasa di bulan Muharram, dan puasa yang sangat disunnahkan di bulan ini adalah puasa Asyura tanggal 10 Muharram, dimana pahala puasa di hari Asyura adalah dihapusnya dosa setahun yang lalu. Namun di dalam madzhab Syafi’i disunnahkan untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram, boleh saja hanya puasa pada tanggal 10 Muharram namun dalam hal ini terdapat penjelasan lagi dimana rasulullah memperbolehkan mengikuti adat istiadat orang yahudi selama itu hal yang baik, karena di hari Asyura’ orang-orang yahudi berpuasa sedangkan orang muslim tidak berpuasa, maka Rasulullah bertanya kepada mereka mengapa mereka berpuasa di hari itu, maka mereka menjawab :
“ hari ini (10 Muharram ) adalah hari terselamatkannya Musa dan Bani Israil dari kejaran Fir’aun”,
maka rasulullah menjawab :
“kami (ummat Islam) lebih berhak untuk mensyukuri keselamatan Musa daripada kalian”,
maka Rasulullah memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada tanggal 10 Muharram, namun karena di hari itu orang yahudi juga berpuasa maka Al Imam Syafi’i menukil salah satu riwayat dengan mensunnahkan puasa bulan Muharram pada tanggal 9 dan 10, karena Al Imam Syafi’i menukil dari beberapa riwayat yang tsiqah dimana rasulullah bersabda :
“jika aku hidup hingga bulan Muharram tahun yang akan datang, maka aku akan berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram”,
namun rasulullah wafat dan tidak mendapati bulan Muharram berikutnya. Maka Al Imam Syafi’i mengatakan bahwa perkataan rasulullah itu merupakan dalil bahwa rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mensunnahkan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Adapun yang mengambil pendapat hanya berpuasa sunnah pada tanggal 10 Muharram, maka hal itu sah-sah saja karena riwayatnya juga ada dan shahih. Dan jika pun puasa lebih banyak lagi selain tanggal 9 dan 10 Muharram maka itu pun lebih baik lagi karena Al Imam An Nawawi berkata bahwa Rasulullah banyak berpuasa dan beribadah di bulan-bulan haram, diantaranya bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.
------------------------------------------------------------------------------------
Ahlan Bib,
Langsung aja ya bib, 1.fadillah apa saja jika kita mengerjakan puasa dibulan muharram ? 2.berapa hari yg paling baik mengerjakannya ?
Habib Munzir Almusawa :
Sabda Rasul saw : "sebaik baik puasa setelah ramadhan adalah puasa di bulan Muharram" (shahih Ibn Hibban hadits no.3636)
Sabda Rasulullah saw : "puasa hari asyura menghapus dosa setahun yg sebelumnya" Shahih Muslim hadits no.1162)
sunnah membelanjakan hadiah untuk istri dan keluarga di hari asyura, dan para sahabat menjadikan puasa untuk anak2 mereka yg masih bocah pula, diriwayatkan dalam beberapa hadits pada shahih muslim bahwa shabata mengumpulkan anak anak bocah mereka di masjid dan membuatkan mainan mainan untuk mereka, bila mereka menangis karena lapar maka mainan itu diberikan pada mereka untuk melupakan lapar dan hausnya. (shahih Muslim).
demikian saudaraku yg kumuliakan
wallahu a'lam

Kamis, 25 September 2014

Penyakit Was Was/Bisikan Syetan



Habib Munzir Almusawa - Penyakit Was Was/Bisikan Syetan

saudaraku yg kumuliakan,
penyakit was was ini banyak macamnya, ada yg berupa keraguan terhadap ibadah, atau keraguan pada keadaan, atau keraguan atas kebenaran, dan sumber penyebabnya bermacam macam, bisa disebabkan dangkalnya pemahaman terhadap syariah, atau disebabkan frustasi, atau patah semangat sebab sesuatu, atau sebab lainnya,
namun sala satu pengobatannya adalah dengan membangkitkan ketenangan jiwa, jika jiwanya tenang maka seluruh was was itu akan sirna,
ketenangan hati adalah dengan dzikurillah, mengingat Allah, bertafakkur dan merenungkan perjumpaan dengan Allah swt, menerangi jiwa dengan cahaya Allah swt.., maka dengan ini seluruh was was akan sirna,
saudaraku, jangan risau dengan gangguan perasaan, anda sedang berperang dengan kewaswasan, maka kalahkan lah ia, teruskan perjuangan anda, jangan sampai anda meninggalkan amal ibadah karena dikalahkan oleh lintasan pikiran buruk,
banyak ketika seorang muslim menuju keluhuran, maka syaitan mengganggunya dg lintasan pikiran buruk hingga mengacau kekhusyuannya, maka jangan sesekali mengalah, teruskanlah, sungguh ia akan sirna sendiri.
jangan risau dg bisikan hati anda, itu sering mendatangi para shalihin sekalipun, namun sangat mudah menepisnya, bagaimana?, jika anda terus sibuk dg kerisauan maka syaitan terus masuk dihati anda dan mengganggu, maka tutup pintu hati anda dg melupakan itu dan meremehkannya,
saya tidak akan tertipu bisikan hati, saya tetap tidak akan sujud pada selain Allah swt, saya tetap tak akan menyembah selain Allah swt, dan saya mengakui Nabi Muhammad saw adalah nabi saya, dan saya mengakui islam agama saya, selepas dari itu saya berbuat semampunya, dan Allah sdh janji memaafkan hamba yg mohon pengampunannya.
tertawakan bisikan itu, jangan difikirkan, tertawakan, silahkan bisikkan apapun dikepala dan hatiku, aku tak akan berubah dari agamaku, dan semakin kau bisikkan maka aku semalkin dekat dan dicintai Allah swt, karena ditimpa musibah, maka silahkan menggodaku, karena dg itu aku makin mulia disisi Nya, Allah swt tiidak bisa ditipu, Allah swt tahu keadaanku, lebih dari semua makhluk Nya swt,. Allah swt tahu bahwa aku lemah menolak ini, maka Allah swt memaafkanku dan mengangkat derajatku hingga mencapai derajat luhur.
maka bisikan itu akan hilang...
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
Wallahu a'lam

Minggu, 27 Juli 2014

Rahasia Idul Fitri

Habib Munzir Almusawa - Rahasia Idul Fitri

apa rahasia idulfitri tersebut?
Idulfitri adalah hari kemenangan dan kesucian, karena merupakan Kemenangan setelah melakukan Jihad yg terbesar, yaitu berjihad melawan hawa nafsu selama sebulan penuh.
Maka disunnahkan untuk bersilaturahmi, menghias diri dengan pakaian indah dlsb, bukan karena pamer dan riya, tetapi membesarkan syiar Allah swt.
Dan di hari ini sebagian besar Ummat Muhammad saw diampuni Allah swt seluruh dosa dosanya.

apakah semua orang yang berpuasa berhak mendapatkan gelar fitrah atas puasa beliau?
Semua orang yg berpuasa dg Bersungguh sungguh menahan hawa Nafsunya semampunya dan mengikuti syarat2 sah puasa, dan menghindari hal hal yg membatalkan puasa dan pahala puasa, maka bagi mereka anugerah tsb..

mengapa orang orang kadang lalai akan akhir ramdan mereka malah disibukan mengejar lebaran dengan keduniaannya?
Kebiasaan Syaitan untuk selalu menyesatkan di waktu waktu yg mulia, dan banyak mereka yg terjerumus hingga menghancurkan ramadhannya dg merusak akhir ramadhan, disaat Gemilang cahaya anugerah Allah sedang memuncak, mereka justru berpaling dari Nya swt, bagai Maha Raja sedang menyodorkan nampan nampan Hadiah berlian2 termahal yg tak akan pernah kita temukan Maha Raja sebaik ini dan tak akan ada hadiah lebih berharga dari ini, kita malah berpaling menepiskan tangan sang Maha Raja hingga nampan berlian itu tumpah dan kita pergi pada Kepala penjahat musuh si Raja, untuk menerima batu batu tak berguna, yg justru hal itu membuat Maha Raja Murka. Naudzubillah.. Allahummahdiy Qaumiy fainnahum laa ya?lamun..
Doakan mereka, mereka ummat Muhammad saw yg tersesat dan tak tahu arah, ingatkan saudara kita dari kebutaannya, mungkin sebab peringatan kita dan doa kita atas mereka, semoga itu menjadi penambal dari kekurangan kekurangan kita dalam menjalankan Ramadhan.
.
adakah amalan khusus yang bisa saya amalkan ketika masuk malam takbiran? dimana terkadang orang merasa merdeka akan romadhon. dengan kebebasan yang tidak terkontrol.
? Sabda Rasulullah saw : ?hiasilah Ied kalian dg Takbir.
? Sabda Rasulullah saw : ?Barangsiapa mengucapkan ?SUBHANALLAH WABIHAMDIHI pada hari Idulfitri sebanyak 300X, dan menghadiahkannya untuk ummat muslimin, maka masuklah pada setiap kubur 1000 cahaya, dan Allah jadikan dikuburnya kelak baginya bila ia wafat 1000 cahaya pula?
? Barangsiapa yg menghidupkan malam idul fitri dg Tahajjud dan mengingat dosa dan bertafakkur, maka Allah akan membuat hatinya terus hidup pada saat matinya semua hati. (Sumber - Mukasyiaftulquluub - Imam Ghazali bab Fadhlul Ied)

Selasa, 08 Juli 2014

Tanya Jawab Seputar Ramadhan



Tanya Jawab Seputar Ramadhan bersama Habib Munzir Almusawa


assalamu'alaikum wr wb
Habibana yg sy cintai,
ijinkan sy kmbli bertanya:
1.puasa ramadhan hukumnya wajib,namun jika seorang pekerja keras misalnya kuli bangunan,pencari kayu bkr dlsb bgmn bib hukumnya.letak persoalannya adl mrk jika berpuasa tdk kuat utk bekerja sedangkan mrk hrs menafkahi keluarganya,dan blm ada pkrjaan lain selain itu?apakah ada keringanan utk berbuka namun wajib qadha di lain wkt?
2.bgmn hukum suami istri yg berjimak di mlm hari bln ramadhan?sahkah puasanya jika ia keesokan harinya blm mandi junub.Dan krn hal itu pula maka mrk jg blm bs melakukan shalat subuh krn blm mandi junub.
Mohon penjelasannya habibana,
syukron,wassalamu'alaikum wr wb

Habib Munzir Almusawa :

Saudaraku yg kumuliakan,
1. sungguh saya belum menemukan rukhsah atau keringanan meninggalkan puasa karena pekerjaan, kecuali sakit, safar, haidh, nifas, melahirkan, gila, pingsan sepanjang hari, dan menyusi atau hamil (yg dua terakhir ini qadha disertai fidyah).

maka ia tetap wajib puasa, layaknya jauh sebelum bulan puasa, ia menabung dg kerja keras utk dibulan puasa ia bisa libur atau meringankan kerjanya, namun jika sudah terjadi maka syariah tetap mewajibkannya dan ia tak dibenarkan meninggalkan puasa sebab pekerjaan, namun berbeda dihadapan Allah swt jika ia benar2 tidak mampu, maka Allah swt maha Mngetahui keadaan dan kemampuan hamba hamba Nya, maka urusannya adalah pertanggungjawabannya dihadapan Allah swt, jika ia benar benar tidak mampu dan benar benar sudah berusaha, sungguh Allah swt Maha pemaaf.

2. diperbolehkan jimak dimalam hari ramadhan, dan puasa tetap sah walau masih belum mandi junub setelah adzan subuh, sebagaimana riwayat shahih Bukhari bahwa Rasul saw mandi junub di bulan ramadhan setelah azan subuh dan meneruskan puasa beliau saw, dan dalil lainnya pun banyak akan hal ini. maka puasanya tetap sah

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=25811&catid=8



 pak habib ..mau tanya neeh ane...jika melihat wanita yang sexi misalnya ..wanita yang montok,kakinya yang terlihat sampai ke paha ...apakah batal puasa saya?.

Habib Munzir Almusawa :
Saudaraku yg kumuliakan,
yg membatalkan puasa adalah jika keluar mani dengan sengaja,

mengenai hal tsb maka membatalkan pahala puasa, dan berdosa.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a'lam

---------------------------------------------------------------

Assalamu,alaikum wr.wb

Habib, saya ingin bertanya apakah menangis itu membatalkan puasa? Saya pernah dengar kalau menangis itu membatalkan puasa dari guru saya kalau menangisnya sampai sesenggukan, apakah itu benar. Lalu apa kalau orang marah itu membatalkan puasa atau menghilangkan pahala puasa? Di keluarga saya terutama eyang saya selalu menyuruh saya membatalkan puasa kalau saya sedang marah.

Wassalamu'alaikum wr.wb

Habib Munzir Almusawa :

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Keberkahan Lailatul Qadr semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
menangis dan marah tidak membatalkan puasa, namun menangis karena tidak sabar dan terlalu sedih bisa membatalkan pahala puasa, dan demikian pula marah yg bukan karena Allah,

marah emosi membatalkan pahala puasa, namun marah karena Allah tak membatalkan puasa, bahkan para sahabat melakukan perang dalam keadaan puasa ramadhan.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a'lam

-------------------------------------------------------

bib, klo kita muntah, apakah batal juga ??

Habib Munzir Almusawa :

saudaraku yg kumuliakan,
berbeda hukum antara Qay', dan Istiqa'ah,
Qay' adalah muntah. tidak membatalkan puasa, yaitu muntah dg sendirinya tanpa usaha,

Istiqa'ah adalah memuntahkan, yaitu sengaja berusaha memuntahkan isi perut, misalnya ia merasa mual, lalu memasukkan jarinya ke mulut untuk memuntahkan isi perutnya, ini membatalkan puasa.

demikian saudaraku,

wallahu a'lam

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=28&func=view&id=7213&catid=7



--------------------------------------------------------
 
Assalamualaikum.. Ya habibana, langsung saja pada pertanyaan : kalau ada orang yang puasa buang hajat besar, lalu ketika kotorannya sedang keluar dia memotongnya ditengah-tengah. Apakah ini membatalkan puasa Bib? Karena ini kan sama saja memasukkan sesuatu ke dalam jauf, sebab kotorannya sudah keluar jadi masuk lagi. Syukran sebelum dan sesudahnya atas jawaban antum


Habib Munzir Almusawa :

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Keberkahan Lailatul Qadr semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
jika hal itu ia lakukan dengan 'Aaliman muta'ammidan (Ia mengetahui akan hal itu bisa membatalkan puasa, dan sengaja) maka batal puasanya, jika tak sengaja maka tak membatalkan

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a'lam



---------------------------------------------------------------
 Apa hukumnya menghirup balsem atau inhaler ketika kita sedang sakit flu waktu berpuasa?

Habib Munzir Almusawa :

menghisap inhaller ikhtilaf fuqaha, sebagian mengatakannya makruh, sebagian mengharamkannya, namun pendapat terkuat adalah makruh, karena ia tidak terlihat bentuknya, berbeda dengan rokok, yg membatalkan puasa sebab terlihat bemtuknya.




-----------------------------------------------------------------

 
 
Berikut ini adalah beberapa tanya jawab seputar puasa ramadhan antara jamaah Majelis Rasulullah dengan AlHabib Munzir bin Fuad Al Musawa yang dikumpulkan dari situs majelisrasulullah

1. Zikir apa saja yg terbaik dibulan Ramadhan

jawaban Hb Munzir

semua amal ibadah disunnahkan diperjuangkan dan dan diperbanyak di bulan ramadhan karena pahalanya dilipat gandakan.
namun yg paling mencolok dalam riwayat shahih, bahwa Rasul saw memperbanyak pembacaan Alqur’an di bulan ramadhan, dan memperbanyak sedekah di bulan ramadhan, dan memperbanyak shalat malam (tarawih, witir) dan shalat malam lainnya, dan juga I’tikaf di masjid.

2. Menyambut Ramadhan baiknya dengan melakukan apa ya habib mohon bimbingannya.

jawaban Hb Munzir

sambung silaturahmi yg terputus, minta ridho dan doa ayah bunda, dan jika sudah berkeluarga maka siapkan pendanaan yg cukup, untuk hari hari ramadhan dan hari idulfitri, bukan kita mementingkan keduniawian, namun demi tenangnya hati dalam ibadah ramadhan tanpa terganggu kerisauan kekurangan dana di bulan ramadhan, atau malah bingung memikirkan dana untuk menghadapi idulfitri yg sering muncul pada muslimin, dan yg lebih merugi lagi adalah mereka bingung akan hal itu justru di 10 hari terakhir ramadhan yg merupakan puncak kemuliaan ramadhan.

3. Apakah bersiwak dibulan Ramadhan dapat membatalkan puasa ya habib?

jawaban Hb Munzir

siwak di bulan ramadhan tidak membatalkan puasa, dan sebagian ulama mengatakannya makruh jika sudah masuk waktu dhuha, sebagian mengatakan makruh jika sudah waktu dhuhur, sebagian mengatakan makruh jika sudah masuk waktu asar, namun saya mengikuti Guru Mulia yg tetap bersiwak walau sudah lewat waktu asar di bulan ramadhan

4. Habib, saya ingin menanyakan bagaimanakah hukumnya pada malam bulan Ramadhan sepasang suami istri melakukan hubungan suami istri dan pada tidak sempat mandi janabah sampai selesainya adzan shubuh.

jawaban Hb Munzir

bisa saudaraku, puasanya tetap sah, bahkan hal itu pernah terjadi pada Rasul saw, beliau saw mandi junub selepas adzan subuh (Shahih Bukhari).

5. Habib saya mau tanya bolehka mencukur jambang pada siang hari dan itu saya lakukan pada waktu puasa ramadhan?,

jawaban Hb Munzir

boleh saudaraku, hal itu tak mempengaruhi sahnya puasa

6. habib munzir, sbntr lg umat muslim akn berjumpa dg ramadhan, ane mnt ksediaan habib utk memberikan doa2 ramadhan, atau cara2 ibadah plus ramadhan. karena dari tahun k tahun sampai ane umr 19 thn blm pernah mengisi ramadhan dg ibadah2 plus.

jawaban Hb Munzir

doa paling top dan amalan paling top dibulan ramadhan adalah membaca Alqur;an, jadikan ia amalan anda dibulan ramadhan, dan berdoalah dengan Alqur’an, saat anda membaca Alqur’an hadirkan doa doa anda, dan jadikanlah kalamullah swt ini sebagai doa, teruslah sibukkan diri anda dengan membaca Alqur’anulkarim,

demikian amalan Rasulullah saw, dan Juga Rasul saw memperbanyak I’tikaf di bulan ramadhan, khususnya 10 hari terakhir,

tentunya selain ibadah yg umum seperti tarawih dll.

7. bib, pada bulan suci ini kan trdpt 3 fase pensucian dari Allah swt (rahmah, maghfirah, itkun minnannar) plus lailatul qadr.
Pertanyaan ana, bisa gak seseorg itu mengetahui bahwa dia berhasil mendapatkannya dan adakah tanda2nya kdtgn lailatul qadr?

jawaban Hb Munzir

mengenai tanda tandanya tidak jelas diketahui, namun mereka yg diampuni Allah san dihapus dosa dosanya mereka merasa ringan langkah, berjiwa sejuk dan tenang, demikian pula jika tobat yg diterima Allah.

banyak riwayat penjelasan mengenai malam mulia ini sbgbr saya sebutkan beberapa riwayat :
Malam lailatulqadar adalah malam 27 ramadhan, yg mana keesokan harinya matahari terbit namun tidak bersinar(tertutup awan tipis). (Shahih Muslim hadits no.762).

Malam lailatulgadar adalah 7 malam terakhir di bulan ramadhan (Shahih Muslim hadits no.1165).

malam lailatulqadar adalah sepuluh hari terakhir di malam ganjilnya (Shahih Muslim hadits no.1165)

dan masih banyak lagi riwayat lainnya yg menyifatkan malam mulia ini, siapapun Ummat Muhammad saw bisa mendapatkannya, namun kembali kepada diri mereka sendiri maukah mereka mendapatkannya dengan banyak berdzikir di malam hari, mneinggalkan televisinya dan kesibukan dunianya di malam malam mulia itu.

8. Mohon penjelasan Habib, apakah setelah kita melaksanakan Sholat Tarawih (yang ditutup dengan Sholat Witir), Kita masih diperbolehkan untuk Shalat Tahajud. Karena kami pernah mendengar bahwa pada masa Rasulullah SAW, Beliau selalu melaksanakan Sholat Tarawih sesuai dengan waktu pelaksanaan Sholat Tahajjud, sehingga ada pula saat ini yang berpendapat jika sudah melaksanakan Sholat Tarawih, maka tidak perlu melaksanakan Sholat Tahajud.

Menurut kami sangat sayang jika kita tidak melaksanakan Shoalt Tahajud pada bulan Ramadhan, karena pahala melaksanakannya pada bulan Ramadhan akan sangat berlipat.

jawaban Hb Munzir

hal itu diperbolehkan, tak ada satu hadits pun yg membatasi shalat malam apalagi di bulan ramadhan, kita menghadiri tarawih berjamaah, setelah itu jika kita ingin menyambung lagi maka kita meneruskannya sendiri sendiri dirumah atau di masjid, hal itu Masyru’. (diperbolehkan dalam syariah)

9. Bib kalau lagi puasa kan beberapa ulama mengatakan bersyiwak di siang hari tidak apa2 tapi bagaimana dengan menggosok gigi di siang hari ketika sedang berpuasa di bulan ramadhan? apakah puasanya batal atau tidak?

jawaban Hb Munzir

sikat gigi tak membatalkan puasa.

10. bib sebagai seorang mahasiswa apabila sedang berpuasa pada saat sekarang ini,
terkadang ana harus melihat aurat teman wanita ana karena pada saat sedang kuliah
teman wanita ana duduk didepan ana dan bagian tubuh suka terlihat oleh ana secara
tidak sengaja, apa puasa ana batal? bagaimana cara menyikapi hal ini?

jawaban Hb Munzir

melihat aurat tidak membatalkan puasa kecuali jika keluar mani, namun melihatnya dengan sengaja menghapuskan pahala puasa kita, saran saya anda pindah kursi, atau menegur wanita teman anda itu agar menutup auratnya dan berpakian sopan khususnya di bulan ramadhan, barangkali saja membuatnya bertobat dan mau berpakaian sopan.

11. sebenarnya apa sich tujuan puasa yang sesungguhnya bib,sudah
mengerti namun hanya untuk menyakinkan diri bahwa makna puasa ramadhan sesung
guhnya apa?

jawaban Hb Munzir

tujuan puasa dan seluruh syariah adalah mendekatkan diri kepada Allah swt, sutau tuntutan dari yg menciptakan kita untuk mendekat pada Nya swt dengan amal amal tersebut, yg dengan itu kita akan diberi Nya kebahagiaan yg abadi.

12. kalau puasa boleh main game ga bib, seperti playstation tanpa lupa waktu sholat
fardu hanya sekedar mengisi waktu saja tapi sich sebelumnya ana sudah baca alqu’ran sehabis sholat fardu shubuh, dzuhur, ataupun ashar?

jawaban Hb Munzir

main game/play station tidak membatalkan pahala puasa dan membatalkan puasa, kecuali jika terdapat hal hal yg porno padanya.

13. Apakah boleh kita mandi kemudian keramas dan menyikat gigi pada siang hari ketika bulan Ramadhan.?
jawaban Hb Munzir

hal itu makruh jika diniatkan untuk meringankan beban puasa, namun menjadi wajib jika kita sudah tidak mampu dan sangat lemah, dan bisa lebih segar dengan mandi, jika tidak maka kita terancam batal puasa karena sudah keletihan.

sikat gigi tidak dilarang jika sudah biasa dilakukan setiap hari dan jika tidak dilakukan maka akan membuat kita terasa tidak enak melewati hari kita, dan makruh tidaklah membatalkan puasa, namun sebaiknya dilakukan sebelum imsak.
14. Hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan dan Boleh dilakukan di bulan Ramadhan ?
jawaban Hb Munzir

yg membatalkan puasa adalah 11 macam, yaitu :
1. masuknya sesuatu ke Jauf, Jauf adalah yg dibawah leher dan diatas pinggang, yaitu perut. maka suntikan bius lokal tidak membatalkan puasa, kecuali jika bius total atau suntikan yg cairannya masuk ke urat nadi hingga terbawa ke jantung, maka batal puasanya.

2. muntah dg sengaja, jika tidak sengaja maka tidak batal

3. jimak.

4. mengeluarkan mani dengan sengaja.

5. melakukan hal hal diatas dengan mengetahui bahwa itu membatalkan puasa.

6. gila walau sesaat.

7. mabuk

8. pingsan

9. murtad

10. haidh atau nifas

11. melahirkan.
15. apakah benar bahwa kebiasaan berziarah menjelang ramadhan merupakan perbuatan bathil yang mengarah pada bid’ah?

jawaban Hb Munzir

Wahai saudaraku, ziarah kubur adalah Sunnah Nabi saw, (Shahih Muslim hadits no.974) dan masih banyak hadits hadits lainnya yg mengacu kepada sunnah nya ziarah kubur, mengenai ketentuan waktu, maka kiranya apa pendapat anda pada suatu kaum yg melarang orang membiasakan sunnah?,

ketika suatu kaum mempunyai waktu khusus untuk mengamalkan sunnah lalu apakah hal itu disebut munkar dan Bid’ah?, kebiasaan untuk melakukan sunnah ini merupakan hal yg mulia, sya’ban kah, ramadhan kah atau kapanpun mereka sempat, maka tak menjadi larangan karena memang tak ada larangannya,

adakah dalil mereka melarang?, mereka melarang tanpa dalil?

Hadits pada Shahih Muslim no.1017 menunjukkan kebolehannya kita melakukan Bid’ah hasanah. (anda dpt meruujuk pertanyaan di forum tauhid ini dg topik (mohon kejelasan). telah saya jelaskan sejelas2nya mengenai Bid’ah.Klik Disini

Tanya jawab ini dikumpulkan Oleh Bang syafii dan saya ambil dari forum tanya jawab majelisrasulullah

http://abizakii.wordpress.com/2010/08/04/tanya-jawab-seputar-ramadhan-oleh-habib-munzir/



Sabtu, 14 Juni 2014

Mengangkat Tangan Berdoa Sesudah Sholat



Mengangkat Tangan Berdo Sesudah Sholat

Diriwayatkan :
عَنْ عَبْدِ اللَِّه بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَُّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَلَا قَوْلَ اللَِّه عَزَّ وَجَلَّ فِي إِبْرَاهِيمَ
{ رَبِّ إِنَّهُنَّ أَضْلَلْنَ كَثِيرًا مِنْ النَّاسِ فَمَنْ تَبِعَنِي فَإِنَّهُ مِنِّي }
الْآيَةَ وَقَالَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلَام
{ إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ }
فَرَفَعَ يَدَيْهِ وَقَالَ اللَّهُمَّ أُمَّتِي أُمَّتِي وَبَكَى فَقَالَ اللَُّه عَزَّ وَجَلَّ يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ إِلَى
مُحَمَّدٍ وَرَبُّكَ أَعْلَمُ فَسَلْهُ مَا يُبْكِيكَ فَأَتَاهُ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام فَسَأَلَهُ فَأَخْبَرَهُ
رَسُولُ اللَِّه صَلَّى اللَُّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَا قَالَ وَهُوَ أَعْلَمُ فَقَالَ اللَُّه يَا جِبْرِيلُ اذْهَبْ
إِلَى مُحَمَّدٍ فَقُلْ إِنَّا سَنُرْضِيكَ فِي أُمَّتِكَ وَلَا نَسُوءُكَ
Dari Abdullah bin Amr bin Al Ash ra, sungguh ketika Nabi saw membaca firman Allah swt mengenai Ibrahim as yang berdoa : “Wahai Tuhan, sungguh mereka telah menyesatkan banyak orang, maka barangsiapa yang mengikutiku maka ia termasuk golonganku”(QS. Ibrahim : 36), dan berkata Isa as : “Jika Kau menyiksa mereka sungguh mereka hamba- Mu, jika Engkau Mengampuni mereka sungguh Engkau Maha Perkasa dan Maha Menghakimi” (QS Al Maidah 118),
maka Rasul saw mengangkat kedua tangannya seraya menyeru : Wahai Allah Ummatku..ummatku… seraya menangis. Maka Allah
berkata kepada Jibril pergilah pada Muhammad dan Sungguh Tuhanmu Maha Tahu,
katakana apa yang membuatmu menangis?, maka Jibril as berkata pada Rasul saw : Apa yang membuatmu menangis?, maka Rasul saw mengabarkan padanya, maka berkata
Allah swt pada Jibril : Wahai Jibril, pergilah pada Muhammad, katakan padanya Kami akan membuatmu puas pada ummatmu, dan kami tak akan mengecewakanmu” (Shahih Muslim hadits No.301 Bab Al Iman pasal : Du’a Nabi li ummatih).
Berkata Imam Nawawi mensyarahkan hadits ini : “Hadits ini mengandung banyak makna, diantaranya adalah disunnahkannya mengangkat kedua tangan saat berdoa” (Syarah Nawawi ala Shahih Muslim Bab Iman)      

Jumat, 13 Juni 2014

Melafadzkan Niat


MELAFADZKAN NIAT MENURUT MADZHAB SYAFI’IYAH

Dengan membaca artikel ini saya benar – benar yakin bahwa orang orang itu tidak mengertifiqih sama sekali, Bukankah niat adalah rukun shalat yang pertama..?, dan rupanya merekaini masih belum mengerti rukun shalat yang pertama, sibuk membahas ucapan para imam
kesana - kemari, padahal itu sudah dibahas di kitab tuntunan shalat untuk anak SD.
Anak kecil pun tahu bahwa LAFADZ niat bukan wajib hukumnya, dan tidak ada madzhab manapun yang mengatakan lafadz niat itu wajib, cuma karena penulis artikel ini tidak faham fiqih atau karena ingin membodohi ummat maka ia menyebut hal ini, membuat bingung.
Seakan akan ada orang bicara pada anda : meniup balon selepas shalat adalah bukan hal yang wajib, demikian Jumhur 4 Imam Madzhab, dan yang mengatakan bahwa meniup balon selepas shalat adalah merupakan hal yang wajib maka itu merupakan fatwa sesat yang bertentangan dengan fatwa 4 Imam madzhab, dia telah melanggar aturan Syariah.
Sebagaimana Firman Allah swt dalam ayat anu, surat anu, dan juga telah berfatwa Imam Anu bahwa hal – hal yang…dst…dst....
Apa maksudnya pembahasan mereka ini..?,
Tak pernah ada yang mengatakan lafadz niat shalat itu wajib.., cuma mereka saja ngada ada sendiri..lalu mencaci maki muslimin tanpa sebab yang jelas..
Masalah lafadh niat itu adalah demi Ta’kid saja, (penguat dari apa yang diniatkan), itu saja, mudah bukan?, berkata shohibul Mughniy : Lafdh bimaa nawaahu kaana ta’kiidan (Lafadz dari apa – apa yang diniatkan itu adalah demi penguat niat saja) (Al Mughniy Juz 1 hal 278).
Demikian pula dijelaskan pada Syarh Imam Al Baijuri Juz 1 hal 217 bahwa lafadh niat bukan wajib, ia hanyalah untuk membantu saja.
Tak adapula yang mengeraskan suara dalam lafadh niat shalatnya, mengeraskan suara hingga mengganggu khusyu orang lain itu adalah berteriak dalam melafadhkanya, tentunya tak pernah ada ustadz manapun yang mengajarkan lafadh niat itu harus teriak, tak ada pula yang
melarang lafadh niat dengan suara pelahan demi menguatkan niat, kecuali wahabi dan orang
– orang yang dangkal pemahamannya dalam ilmu fiqih.
Sabda Rasulullah saw : “Allah tak mencabut ilmu dengan serta merta mencabutnya dari hamba – hamba Nya, akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan ulama, hingga
tak lagi tersisa ulama pada suatu kaum, maka mereka mengambil guru dari orang – orang jahil, lalu mereka (guru – guru jahil itu) ditanya (pelbagai masalah), maka mereka berfatwa tanpa ilmu, maka mereka itu sesat, dan menyesatkan” (Shahih Bukhari)
Dan dengan pintarnya mereka berkata : “Imam Syafii Radhiyallahu ‘anhu”, namun mereka sendiri banyak menentang Syafii dan sama sekali tak mengikutinya, bibir mereka berucap hanya untuk pemanis debat, bukan untuk ucapan Alhaqq dan Kesucian
 
Blogger Templates