Social Icons

Pages

Selasa, 29 Oktober 2013

Minyak Wangi Alkohol



Habib Munzir Almusawa - Minyak Wangi Alkohol

Saudaraku yg kumuliakan,
mengenai hal ini merupakan khilaf ulama yaitu minyak wangi alkohol.

sebagian berpendapat wewangian itu najis karena mengandung alkohol,
namun pendapat lain mengatakan bahwa minyak wangi alkohol itu suci karena bukan dibuat dengan tujuan untuk arak, sebagaimana cuka yg proses pembuatannya sama dengan proses pembuatan alkohol,

karena proses pembuatan alkohol (Takhmiriyah) adalah buah2an yg dipendam hingga berubah menjadi basi dan asam hingga bertambah menjadi dua kali lipat banyaknya, lalu kemudian akan kembali berkurang dan kembali ke jumlah asalnya,

maka proses bertambahnya hingga memuncak, hingga kembali berkurang, itulah arak yg memabukkan,

dan bila ia telah kembali pada jumlah semula maka itulah cuka, tidak lagi memabukkan, hukumnya suci dan tidak najis,

masalah :
seseorang yg bermaksud membuat cuka (bukan bermaksud membuat arak), namun cuka nya belum masak dan masih berupa arak, maka hukumnya tidak najis karena dibuat bukan untuk arak., walaupun ia menjadi arak yg memabukkan jika diminum, namun hukumnya tidak najis, namun haram jika diminum dan mabuk.

seseorang yg membuat arak namun terlalu lama memprosesnya hingga telah menjadi cuka, najis hukumnya karena ia ia membuatnya bukan untuk cuka tapi untuk arak.

nah.. mengenai pendapat yg menganggap tidak najisnya minyak wangi yg ber alkohol maka mereka menganggap bahwa alkohol itu dibuat bukan untuk diminum, tapi memang pabrik membuatnya untuk campuran minyak wangi, atau obat, bukan untuk arak yg dikonsumsi para pemabuk, karena jika diminum tidak memabukkan tapi akan mematikan, karena sudah berupa racun,

dan saya telah mendapat jawaban dari guru saya Al Allamah Al Habib Umar bin Hafidh bahwa minyak wangi yg bercampurkan alkohol itu boleh digunakan selama kandungan alkoholnya tidak mencapai 50%. dan memang belum pernah saya dengar ada minyak wangi yg kandungan alkoholnya mencapai itu, karena alkohol hanya digunakan untuk mendorong minyak wangi agar bisa disemprotkan dari botolnya.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=5&func=view&id=9283&catid=9

Senin, 28 Oktober 2013

Imam Mahdi

 
Habib Munzir Almusawa - Imam Mahdi

Saudaraku yg kumuliakan,
dalam banyak hadits dijelaskan bahwa Imam Mahdi muncul dari Ashfahan, namun tentunya kekuasaannya akan sampai ke Nusantara ini, dan tidak mustahil jika Imam Mahdi akan datang ke Nusantara ini karena ini adalah Negara Muslimin terbesar didunia, dan para pendukung Imam Mahdi akan bermunculan di Nusantara ini,

dan para pendukung Imam Mahdi itu tentunya berjiwa Almahdiy, bersemangat dg Ruh Almahdiy, berjuang demi Panji Almahdiy.
http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=28&func=view&catid=9&id=12146

mengenai imam mahdi, beliau belum diketahui apakah sudah lahir atau belum, karena seluruh imam ahlulbait ahlussunnah waljamaah menolak keberadaan imam mahdi sudah lahir sejak masa lalu, imam mahdi lahir seperti manusia biasa, dg usia manusia biasa, bukan seperti nabi isa as yg diangkat ke langit hingga diturunkan kelak untuk membatu imam mahdi membunuh dajjal

ayat alqur'an dan hadits hadits shahih atau fatwa ulama ahlul bait yg berpegang pd ahlussunnah waljamaah dan Thariqah Alawiyyah tidak satupun membenarkan imam mahdi sudah lahir dari masa lalu.

mungkin kini sudah lahir atau dewasa, namun tak ada pendpat yg bisa dipakai rujukan kecuali saat ia muncul dan berkhutbah di musim haji di medan arafah.

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=28&func=view&id=26930&catid=9

Saudaraku yg kumuliakan,
berikut tanggapan dari para Mufassir dan Muhaddits mengenai Al Mahdiy
1. Almahdiy adalah dari keturunan Rasul saw, mengenai hadits shahih yg mengatakan bahwa Almahdiy adalah Isa bin Maryam as adalah hadits Munqathi', hadits yg mengatakan Almahdiy adalah dari Keturunan Rasul saw Ashahhu (lebih shahih), (Tafsir Imam Qurtubiy Juz 8 hal 122)

2. Bila kebangkitan ALmahdiy, maka ia akan menundukkan Qastantiniyyah (Konstantinopel) dan mengalahkan mereka. (Tafsir Imam Attabari juz 1501)

3. Almahdiy bahwa ia bernama Muhammad dan nama ayahnya adalah nama ayah nabi Muhammad saw (Abdullah), maka namanya adalah Muhammad bin Abdullah, ia akan memenuhi penduduk bumi dengan keadilan, dan Almahdiy itu bukan yg dinanti nanti sebagaimana dinantikan kaum Rafidhah yg menantikannya keluar dari dalam goa, hal ini adalah pemahaman batil, sebagaimana pemahaman kaum syiah dg keyakinan mengenai 12 imam. (Tafsir Imam Ibn Katsir Juz 2hal 33)

4. demikian pula diriwayatkan dalam Shahih Ibn Hibban hadits no.6823

5. Sabda Rasul saw : "Tak akan dating hari kiamat, sampau permukaan bumi dikuasai oleh seorang lelaki dari Ahlulbaitku, namanya sama dengan namaku dan nama ayahnya sama dengan nama ayahnya, maka ia memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran" (Shahih Ibn Hibban hadits no.6824)

6. Mahdi di bai'at antara Rukun dan Maqam Ibrahim (di Masjidil Haram Makkah) Shahih Ibn Hibban hadts no.6827.

7. akan terangkat pasukan membawa bendera hitam dari Timur lalu memerangi kalian (orang orang kufar) dengan kekuatan tempur yg sangat dahsyat dan tak terkalahkan, bila kalian menjumpainya maka Bai'at lah ia (Bai'at=sumpah setia), walaupun harus dengan merangkak diatas salju, (walaupun sulit untuk membai'atnya berusahalah sekuat tenaga), sungguh ia itu Khalifatullah Almahdiy". Hadits ini memenuhi persyaratan Shahih Bukhari dan Muslim. (Mustadrak 'alaa Shahihain hadits no.8433).

8. bila kalian melihat keluarnya pasukan membawa Bendera hitam dari Khurasan, maka datangilah walau dg merangkak, sungguh dalam pasukan itu terdapat Khalifatullah Almahdiy". Hadits ini memenuhi persyaratan Shahih Bukhari dan Muslim. (Mustadrak 'alaa Shahihain hadits no.8531).

9. sabda Rasul saw : ".., Dan bahwa Almahdiy yg akan memenuhi Bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kejariman, maka akan amanlah hewan hewan dan binatang buas, dan permukaan Bumi memuntahkan simpanan dari hatinya". Maka aku bertanya : apakah muntahan bumi berupa pendaman hatinya?, beliau saw menjawab : "seperti tiang dan balok berupa emas dan perak" (Mustadrak Ala Shahihain hadits no.8568)

10. diriwayatkan pula bahwa Almahdiy akan muncul di saat haji, ketika saling bunuhnya muslimin di Mina, maka Almahdiy menangis melihat pertumpahan darah muslimin, lalu mereka membai'atnya dengan paksa, maka bila kalian hidup di zamannya maka bai'at lah ia, sungguh ia adalah Almahdiy di Bumi dan Almahdiy dilangit". (Mustadrak Ala Shahihain hadits no.8537)

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=5&func=view&id=21476&catid=7

Jumat, 25 Oktober 2013

Maulid Addhiyaulami

Habib Munzir Almusawa - Maulid Addhiyaulami

kalau bukan karena ingin menyemangati, saya tak akan menjawabnya, ruh beliau saw tak pernah tidak hadir dalam majelis maulid dhiya ullami, banyak para jamaah bermimpi melihat ahlul Badr, ahlul uhud, para wali masa lalu, bahkan para nabi, hadir di majelis dhiya ullami, dan Ruh Rasul saw sudah ada sebelum 1 orang pun sampai, dan tidak keluar sebelum tak tersisa 1 orang pun.

ketika saya sudah lama bertahun tahun tidak jumpa dg hb zein bin smeith madinah, karena beberapa kali beliau ke indonesia saya tak sempat jumpa, maka ketika jumpa saya tertunduk tunduk mencium tangan beliau, maka hb zein dg santainyaberkata Ahlan wahai Munzir....

saya berkata : wahai habibana Zein, bagaimana habib masih kenal nama saya padahal saya lama tak jumpa habibana?, beliau menjawab : bagaimana aku lupa namamu, kau tiap malam ada dihadirat Rasulullah saw.hampir saya jatuh pingsan mendengar ucapan itu, dan beliau dg santainya pergi begitu saja menghadapi tamu tamu lain

Guru Mulia pada suatu malam memanggil salah satu muridnya yg penulis, lalu berkata : bawakan kertas, tulislah, lalu beliau berucap, melantunkan maulid dhya'ullami mulai tengah malam, dan sekitar sepertiga malam terakir seluruh maulid dhhiya ullami sudah selesai.

banyak rahasia terpendam dalam maulid ini, diantaranya pembukanya adalah 12 bait, melambangkan kelahiran Rasul saw pd tangggal 12, lalu fashl pertama terdiri dan diambil dari tiga surat, yairtu surat al fatah, surat attaubah, dan surat al ahzab, 3 surat ini melambangkan lahirnyaRasul saw pada bulan 3 (rabiul awal), lalu bait2nya berjumlah 63, melambangkan usia beliau saw 63 tahun.... duh saudaraku, kita ditunggu saudara saudara kita yg mennati quota, kalau tidak, maka akan saya teruskan.

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=9&id=27585#27585

Ahlul Bait



Habib Munzir Almusawa - Ahlul Bait

Saudaraku yg kumuliakan,
berikhtilaf ulama mengenai siapa ahlulbait, sebagian mengatakan bahwa ahlulbait adalah termasuk seluruh keturunan Imam Hasan dan Imam Husein radhiyallahu'anhuma, inilah pendapat yg kita pegang, dan Allah swt ingin menyucikan mereka, terbukti dari paling banyaknya perluasan islam adalah dari jasa ahlulbait keturunan Rasul saw.

jika anda membatasi makna ahlulbait hanya lima saja, tentunya mereka adalah ahli sorga, karena Imam Ali kw, Imam Hasan dan Imam husein radhiyallahu'anhuma wafat sebagai syuhada, dan Sayyidatuna Fatimah zahra ra sudah dikabarkan sebagai ahli sorga.

namun ayat itu tidak bisa dijadikan dalil bahwa semua ahlul bait tidak masuk neraka, karena masih ikhtilaf ulama siapa ahlul bait Nabi saw, apakah cuma lima atau termasuk bani abdulmuttalib dan keturunan Imam Hasan dan Husein, namun yg terkuat adalah bahwa Ahlulbait yg diharamkan zakat untuknya adalah kelima orang ahlulkisa, dan keturunan Imam Hasan dan Husein radhiyallahu'anhuma,

berlandaskan hujjah bahwa hadits Al Kisaa, dimana Rasul saw memayungi Imam Ali kw, Putrinya ra, Imam Hasan ra dan Imam Husein ra, karena Imam hasan dan husein belum mempunyai keturunan, dan keturunan mereka yg disulbi mereka termasuk dalam payung rida Nabi saw tsb. maka jelas mereka termasuk ahlulbait.

jika anda menafikan pendapat itu, dan bahwa ahlulbait hanyalah lima saja, maka bagaimana dg keturunan imam hasan dan husein yg berada di tubuh keduanya saat dipayungi oleh rida Rasul saw?, apakah adas riwayat Allah mengeluarkan sulbi keturunan imam hasan dan husein itu dari tubuh mereka saat peristiwa itu terjadi?

jika anda bertanya tentang kelima orang itu, tentunya mereka di sorga, namun jika anda bertanya Ahlulbait, maka saya harus menjawab secara umum

dan yg lebih umum adalah seluruh muslimin masuk sorga, selama tidak menyembah selain Allah swt dan mengakui Nabi Muhammad saw utusan Allah, walau melalui pencucian terlebih dahulu, mungkin di dunia, mungkin disiksa kubur, mungkin di neraka.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=9&id=23347#23347

--------------------------------------------------

banyak dalil yg memperkuat bahwa dzurriyah Rasul saw adalah ahlulbait, saya menemukan lebih dari 100 hadits Rasul saw bahwa Imam Mahdi akan muncul di akhir zaman dari ahlul baitku.

dan tentunya jika seluruh muslimin pun dijamin Rasul saw tidak kekal di neraka dan pasti masuk sorga, maka lebih lagi keturunan dan keluarga Rasul saw, yg berdarah Rasul saw mengalir ditubuhnya. sebagaimana tuntutan Rasul saw atas bayaran bagi dakwah beliau saw bukanlah harta, tapi kecintaan ummat terhadap keluarga beliau saw, sebagaimana firman Nya swt : katakan pada mereka aku tidak minta upah atas dakwah risalahku ini kecuali kecintaan dan kasih sayang pada keluargaku (QS Assyuura 23), sebagian ahli tafsir menjelaskan ayat ini berupa perintah Allah swt atas wajibnya cinta kepada keluarga Rasul saw tentunya termasuk dan lebih lebih keturunan beliau saw, dan tentunya lepas dari perbuatan mereka baik atau buruk jahat atau shalih, karena perintah bukan melihat amal mereka, tapi perintah adalah menunaikan perintah Allah swt untuk mencintai keluarga Rasul saw.

namun saya menjawab tidak ada satu hadits shahih yg menjelaskan mereka bebas dari siksa neraka, namun hal itu sangat mungkin terjadi.

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=5&func=view&catid=7&id=23769

Selasa, 22 Oktober 2013

Istiqomah

Habib Munzir Almusawa - Istiqomah

Saudaraku yg kucintai dan kumuliakan,

iman itu naik dan turun, dan jika sedang saat menurun demikian, ingatlah mati.., dengan mengingatnya kita akan sangat terbantu dalam istiqomah, dan usaha menuju istiqomah sudah mendapat pahala istiqomah, dan semakin luhur dengan semakin kita istiqomah pada ibadah kita karena Allah swt.

ingatlah saat ketika tangan tangan para kekasih mengusung kita dan menurunkan tubuh kita kedalam lahad dengan airmata kesedihan, tahukah keadaan kita?, seluruh tali pengikat kafan dibuka, lalu wajah dibuka dari kafan..

tubuh ditaruh dalam posisi miring menghadap ke kanan yaitu kiblat, lalu punggung kita diganjal batu bata agar tubuh tidak terlentang lagi, yaitu tetap miring menghadap kiblat, dan wajah kita ditempelkan ke dinding kubur, agar terus wajah kita mencium tanah dinding kubur yg lembab itu....

lalu kayu kayu papan ditaruhkan diatas tubuh kita bersandarkan dinding kubur, menutup seluruh tubuh kita agar tanah tidak langsung menimpa tubuh, lalu tanah mulai ditumpahkan diatas tubuh kita..

setelah itu kita sendiri disana..., dalam kesempitan dan kegelapan.., panas.. gelap..

sendiri.. bukan sebulan atau dua bulan, tapi bisa ratusan tahun atau ribuan tahun sendiri..

tak bisa curhat..., tak bisa berhubungan dg siapapun.., tak bisa bergerak kemana mana..., tak ada pemandangan, tak ada warna, yg ada hanya kegelapan dan kegelapan.., menunggu dan menunggu.. ribuan tahun.. sendiri..

yg ditunggu adalah sidang akbar pertanggungan jawab.. harap harap cemas diselingi putus asa dan penyesalan.. itulah yg terus menghantui kita kelak..

ketika mengingat ini maka leburlah segala kekerasan hati, iapun mencair, dan jiwa terpanggil untuk sujud sambil menangis, mengadu pada Allah jika ingat akan hal itu karena hanya Dialah yg melihat keadaan kita saat itu..

hanya Dialah yg ada saat itu.. untuk inilah kita shalat dan ibadah.. agar Dia swt tak melupakan kita saat itu dan mengasihani kita yg telah terbujur kaku didalam tanah lembab ribuan tahun..

semoga Allah swt meluhurkan setiap nafas kita dan keluarga dg cahaya istiqamah, dan selalu dibimbing untuk mudah mencapai tangga tangga keluhuran istiqamah, dan wafat dalam keadaan istiqamah, dan berkumpul dihari kiamat bersama ahlul istiqamah, dan pemimpin ahlul istiqamah, Sayyidina Muhammad saw

bimbinglah istri dan anak dengan ketegasan namun dg lemah lembut, mengajaknya shalat berjamaah, dan terus dg kasih sayang, pandanglah mereka bahwa anda ingin mereka mulia disisi Allah, dan anda pun ingin mendapat kemuliaan di sisi Allah dengan membimbing mereka, dan tabahlah,

namun jika sudah mulai terjalin niat luhur pada suami dan istri, maka sungguh rumah tangga anda bagai sorga sebelum sorga yg abadi kelak, anak dibimbing dg sebaik2nya mencintai shalat, mencintai Alqur'an, dikenalkan ramah dan indahnya sang nabi saw, maka anak akan beridolakan Nabi saw, maka selamatlah ia dari kejahatan jari jari iblis yg merusak anak dari kecil dengan beridolakan hamba yg tidak pernah sujud pada Allah swt,

pujilah istri jika memakai pakaian islami, manjakan dan puji anak anda jika memakai pakaian islami, dan segala hal yg bersifat sunnah muliakanlah, dan muliakan anak dan istri ketika mengamalkan yg fardhu dan sunnah, maka mereka memahami bahwa cinta anda pada mereka akan makin berlimpah dg taatnya mereka pada Allah swt,
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Aqur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a'lam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&catid=9&id=28004

Syirik

Habib Munzir Almusawa - Syirik

syirik adalah mengakui ada tuhan lain selain Allah, atau menyembah selain Allah, atau menolak bahwa Allah adalah Tuhan. selain dari itu bukan syirik, dan sebagaimana masa kini sekelompok muslimin sangat cepat menuduh syirik pada muslim, hal ini sudah dijawab oleh Rasul saw yg bersabda : Aku tidak takut syirik menimpa kalian setelah aku wafat, yg kutakutkan kalian berebutan hingga bertikai dalam mendapat keduniawian (Shahih Bukhari)

jika Rasul saw saja tidak merisaukan syirik menimpa kita, mengapa kita membesar besarkan masalah ini yg justru menurut nabi kita saw bersaing kotor merebut keduniawian lebih beliau risaukan dari syirik, ini menunjukkan hanya sangat sedikit saja dari ummatnya yg akan terkena syirik dan jangan terlalu merisaukan hingga membuat kita serba takut berbuat ini dan itu karena takut syirik.

semua dosa diampuni termasuk syirik, yg dimaksud hadits : satu satunya dosa yg tidak diampuni Allah adalah syirik, adalah jika ia wafat belum sempat bertobat dan kesyirikannya, masih menyembah selain Allah atau mengakui ada Tuhan lain selain Allah, maka ia tak akan diampuni Allah, beda dg pendosa lain yg walau wafat belum tobat dari dosa dosanya, ia akan terkena siksa kubur dan mungkin siksa neraka, namun ia akan diampuni Allah setelah dibersihkan dari dosanya, kecuali yg mati dalam keadaan belum tobat dari syirik.

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=27324&catid=7

------------------------------------------------------------------

Saudaraku yg kumuliakan,
Syirik adalah menyembah selain Allah swt, atau menyamakan sesuatu dengan Allah swt,

syirik adalah masalah hati, tak bisa kita menuduh seseorang musyrik kecuali jika ia mengatakannya dengan ucapannya, atau terang terangan menyembah berhala, karena Rasul saw murka kepada Usamah bin Zeyd ra yg membunuh seorang kafir yg mengucap syahadat sebelum dibunuh, padahal orang itu kejam dan suka menyiksa sahabat lainnya dari muslimin, maka dalam peperangan pedangnya jatuh, lalu ia bersyahadat dengan tdk serius, maka Usamah membunuhnya, maka Rasul saw murka dan berkata : "kau membunuhnya..??", usamah berkata : Dia hanya pura pura wahai Rasulullah.., Rasul saw berkata lagi : "apakah kau belah dadanya hingga kau tahu ia bersyahadat dusta..?!", Usamah mundur, dan Nabi saw berdiri dan mengejar usamah ra seraya berkata lagi : "apa kau belah dadanya..?!!", berkata Usamah, alangkah indahnya jika aku ini baru masuk islam (Shahih Muslim)

demikian marahnya Rasul saw kepada orang yg tak mempercayai syahadat seseorang yg mengucap tauhid, oleh sebab itu tak selayaknya kita menuduh muyrik kepada siapapun yg mengucap tauhid, lebih lagi mereka shalat, puasa, zakat, bagaimana dituduh musyrik?, sedangkan sebagian saudara saudara kita demikian berani dan lancangnya memvonis musyrik pada muslimin,

pembahasan mengenai syirik telah selesai dan tak perlu diperluas lagi, dan Rasul saw sendiri tak merisaukan syirik akan menimpa ummatnya, beliau bersabda : "dan aku Demi Allah tidak merisaukan kalian akan musyrik setelah aku wafat, tapi yg kutakutkan adalah keluasan duniawi atas kalian" (Shahih muslim hadits no.2296, shahih Bukhari hadits no.1297, 3401, 3816) dan masih banyak lagi hadits semakna bahwa Rasul saw tidak merisaukan syirik atas ummatnya, tanda bahwa kerisauan sebagian muslimin masa kini akan hal hal yg musyrik bertentangan dg hadits Nabi saw.

memang kemurtadan bermunculan, namun bukan muslim yg berhati syirik, karena muslim yg berhati syirik sebagaimana dituduhkan oleh sebagian muslimin ini telah dibantah oleh Rasul saw.

walaupun ada, namun merupakan oknum kecil saja yg tak membahayakan, demikian nash yg jelas dari shahihain

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dalam semua cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=28&func=view&id=7531&catid=7

Sabtu, 19 Oktober 2013

Rukun Iman

Habib Munzir Almusawa - Rukun Iman

Saudaraku yg kumuliakan,
rukun iman....?, insya Allah admin V akan menyebutkannya.

adminV

1.iman kepada Allah Subhanallohu wa Ta’ala

Kita mengimani Rububiyah Allah Subhanahu Wa Ta’ala, artinya bahwa Allah adalah Rabb: Pencipta, Penguasa dan Pengatur segala yang ada di alam semesta ini. Kita juga harus mengimani uluhiyah Allah Subhanahu Wa Ta’ala artinya Allah adalah Ilaah (sembahan) Yang hak, sedang segala sembahan selain-Nya adalah batil. Keimanan kita kepada Allah belumlah lengkap kalau tidak mengimani Asma’ dan Sifat-Nya, artinya bahwa Allah memiliki Nama-nama yang maha Indah serta sifat-sifat yang maha sempurna dan maha luhur.

Dan kita mengimani keesaan Allah Subhanallohu wa Ta’aladalam hal itu semua, artinya bahwa Allah Subhanallohu wa Ta’ala tiada sesuatupun yang menjadi sekutu bagi-Nya dalam rububiyah, uluhiyah, maupun dalam Asma’ dan sifat-Nya.

Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang artinya: “(Dia adalah) Tuhan seluruh langit dan bumi serta semua yang ada di antara keduanya. Maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beridat kepada-Nya. Adakah kamu

mengetahui ada sesuatu yang sama dengan-Nya (yang patut disembah)?”. (QS. Maryam: 65)
Dan firman Allah, yang artinya: “Tiada sesuatupun yang serupa dengan-Nya. Dan Dia-lah yang maha mendengar lagi Maha melihat”. (QS. Asy-Syura:11)

2. Iman Kepada Malaikat

Bagaimana kita mengimani para malaikat ? mengimani para malaikat Allah yakni dengan meyakini kebenaran adanya para malaikat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dan para malaikat itu, sebagaimana firman-Nya, yang artinya: ”Sebenarnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan, tidak pernah mereka itu mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.” (QS. Al-anbiya: 26-27)

Mereka diciptakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka mereka beribadah kepada-Nya dan mematuhi segala perintah-Nya. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’, yang artinya: ” …Dan malaikat-malaikat yang disisi-Nya mereka tidak bersikap angkuh untuk beribadah kepada-Nyadan tiada (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya. “ (QS. Al-Anbiya: 19-20).

3. Iman Kepada Kitab Allah

Kita mengimani bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menurunkan kepada rasul-rasul-Nya kitab-kitab sebagai hujjah buat umat manusia dan sebagai pedoman hidup bagi orang-orang yang mengamalkannya, dengan kitab-kitab itulah para rasul mengajarkan kepada umatnya kebenaran dan kebersihan jiwa mereka dari kemuysrikan. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’, yang artinya: ”Sungguh, kami telah mengutus rasul-rasul kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah kami turunkan bersama mereka Al-kitab dan neraca (keadilan) agar manusia melaksanakan keadilan… “ (QS. Al-Hadid: 25)

Dari kitab-kitab itu, yang kita kenal ialah :

Taurat, yang Allah turunkan kepada nabi Musa alaihi sallam, sebagaimana firman Allah dalam QS Al-Maidah: 44.

Zabur, ialah kitab yang diberikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada Daud alaihi sallam.

Injil, diturunkan Allah kepada nabi Isa, sebagai pembenar dan pelengkap Taurat. Firman Allah : ”…Dan Kami telah memberikan kepadanya (Isa) injil yang berisi petunjuk dan nur, dan sebagai pembenar kitab yang sebelumnya yaitu Taurat, serta sebagai petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS : Al-Maidah : 46)

Shuhuf, (lembaran-lembaran) yang diturunkan kepada nabi Ibrahim dan Musa, ‘Alaihimas-shalatu Wassalam.

Al-Quran, kitab yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala turunkan kepada Nabi Muhammad shalallohu ‘alahi wa sallam, penutup para nabi. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang artinya: ” Bulan Ramadhan yang diturunkan padanya (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang haq dan yang batil…” (QS. Al Baqarah: 185).

4. Iman Kepada Rasul-Rasul

Kita mengimani bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengutus rasul-rasul kepada umat manusia, Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang artinya: ” (Kami telah mengutus mereka) sebagai rasul-rasul pembawa berita genbira dan pemberi peringatan, supaya tiada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah (diutusnya) rasul-rasul itu. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. AN-Nisa: 165).

Kita mengimani bahwa rasul pertama adalah nabi Nuh dan rasul terakhir adalah Nabi Muhammad shalallohu ‘alahi wa sallam, semoga shalawat dan salam sejahtera untuk mereka semua. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang artinya: ”Sesungguhnya Kami telahmewahyukan kepadamu sebagaimana Kami telah mewahyukan kepada Nuh dan nabi-nabi yang (datang) sesudahnya…” (QS. An-Nisa: 163).

5. Iman Kepada Hari Kiamat

Kita mengimani kebenaran hari akhirat, yaitu hari kiamat, yang tiada kehidupan lain sesudah hari tersebut.

Untuk itu kita mengimani kebangkitan, yaitu dihidupannya semua mahkluk yang sesudah mati oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang artinya:”Dan ditiuuplah sangkakala, maka matilah siapa yang ada dilangit dan siapa yang ada di bumi kecuali yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka bangkitmenunggu (putusannya masing-masing).” (QS. Az-Zumar: 68)

Kita mengimani adanya catatan-catatan amal yang diberikan kepada setiap manusia. Ada yang mengambilnya dengan tangan kanan dan ada yang mengambilnya dari belakang punggungnya dengan tangan kiri. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang artinya: ” Adapun orang yang diberikan kitabnya dengan tangan kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang punggungnya, maka dia akan berteriak celakalah aku dan dia akan masuk neraka yang menyala.” (QS. Al-Insyiqaq: 13-14).

6. Iman Kepada Qadar Baik dan Buruk

Kita juga mengimani qadar (takdir) , yang baik dan yang buruk; yaitu ketentuan yang telah ditetapkan Allah untuk seluruh mahkluk-Nya sesuai dengan ilmu-Nya dan menurut hikmah kebijakan-Nya.

Iman kepada qadar ada empat tingkatan:

‘Ilmu
ialah mengimani bahwa Allah Maha tahu atas segala sesuatu,mengetahui apa yang terjadi, dengan ilmu-Nya yang Azali dan abadi. Allah sama sekali tidak menjadi tahu setelah sebelumnya tidakmenjadi tahu dan sama sekali tidak lupa dengan apa yang dikehendaki.

Kitabah
ialah mengimani bahwa Allah telah mencatat di Lauh Mahfuzh apa yang terjadi sampai hari kiamat. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang artinya: ”Apakah kamu tidak mengetahui bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi. sesungguhnya tu (semua) tertulis dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya Allah yang demikian itu amat mudah bagi Allah.” (QS. Al-Hajj: 70)

Masyi’ah
ialah mengimani bawa Allah Subhanahu Wa Ta’ala. telah menghendaki segala apa yang ada di langit dan di bumi, tiada sesuatupun yang terjadi tanpa dengan kehendak-Nya. Apa yang dikehendaki Allah itulah yang terjadi dan apa yang tidak dikehendaki Allah tidak akan terjadi.

Khal
Ialah mengimani Allah Subhanahu Wa Ta’ala. adalah pencipta segala sesuatu. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang artinya: ” Alah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu. Hanya kepunyaan-Nyalah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi.” (QS. Az-Zumar: 62-63).

Keempat tingkatan ini meliputi apa yang terjadi dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala sendiri dan apa yang terjadi dari mahkluk. Maka segala apa yang dilakukan oleh mahkluk berupa ucapan, perbuatan atau tindakan meninggalkan, adalah diketahui, dicatat dan dikehendaki serta diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=27717&catid=9

Thariqah, Haqiqah, Ma'rifat

Habib Munzir Almusawa- Thariqah, Haqiqah, Ma'rifat

Saudaraku yg kumuliakan,
# Thariqah adalah suatu metode untuk mencapai kedekatan dan kekhusyuan pada Allah swt.

Tidak wajib seseorang mengikuti duatu Thariqah, syariah yg wajib baginya untuk dipelajari dan dijalankan semampunya, lalu ia mendekatkan diri kepads Allah tanpa harus ber Thariqah, namun dg Thariqah maka mendekatkan diri pada Allah lebih mudah.

Thariqah banyak, ada yg sesat ada yg sejalan dg syariah,

Thariqah yg saya amalkan dan guru saya jalankan dan terbanyak dipakai para ulama di dunia adalah Thariqah Alawiyyah, karena Thariqah ini memadukan syariah dan haqiqah, sebagaimaa kebangkitan Rasul saw beliau mengajarkan syariah dan haqiqah, diantara ajaran Thariqah alawiyyah adalah Ratib haddad, ratib alattas, wirdullatif, yg kesemuanya hanyalah kumpulan dzikir dari hadits Nabi saw,

berbeda dengan sebagian thariqah lainnya yg lebih mementingkan haqiqah daripada syariah.

Thariqah Sammaniyah merupakan Thariqah yg diakui oleh para ulama ahlussunnah waljamaah, dan thariqah tersebut tidak bertentangan dg syariah, dan sayapun pernah berkali kali hadir haul Syeikh Samman di Kalsel.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=7&id=23140#23140

# Haqiqah / hakekat :
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
haqiqah adalah ilmu keyakinan yg mendalami Allah swt, ia adalah derajat Al Ihsan, sebagaimana sabda nabi saw : Al ihsan adalah kau beribadah ada Allah seakan kau melihat Nya, jika kau tak bisa melihat Nya maka sungguh Dia melihatmu.

itulah ringkasan ilmu haqiqah, bagi mereka Allah swt Maha Terlihat dan Terasa, lebih dari semua makhluk...

bagi mereka semua yg mereka lihat, dengar, dan rasakan, tak sekuat keberadaan Allah swt, seakan semua yg ada ini adalah tiada dan fana, Justru yg ada hanya Allah swt, mereka melihat keluhuran Allah swt dimanapun dan kapanpun, mereka didholimi mereka ingat Allah, mereka melihat sesuatu langsung lintasan pemikirannya pada Allah, mereka sudah tidak perduli pada makhluk, mereka hanya perduli pada Allah swt, mereka tidak perduli perasaan makhluk, mereka tidak perduli cinta dan benci makhluk, hanya Allah.. hanya Allah..

lalu mereka perduli pada makhluk karena Allah swt, bukan karena makhluk, mereka takut mengecewakan perasaan makhluk karena mereka takut dg itu bisa mengecewakan perasaan Allah swt,

maka cinta mereka suci, kelembutan mereka hakikiy, kasih sayang mereka teruji, mereka tidak terpengaruh dg pujian dan cacian,

itulah haqiqah.

syariah adalah aturan ibadah, cara shalat, cara puasa, cara wudhu, dlsb dari hukum hukum ibadah antara hamba dengan pencipta, dan antara hamba dg hamba lainnya.

tarekat / Thariqah, adalah metode mencapai haqiqah.

umumnya tarekat hanya mengajarkan bimbingan menuju haqiqah saja, namun Thariqah alawiyyah ia memadukan syariah dan haqiqah, mereka memperdalam kedekatan pada Allah swt dg jiwa dan raga, dg hukum ibadah yg benar secara fardhu dan sunnah, dan dengan jiwa yg suci luhur, tanpa merendahkan orang jahil.

mereka memperdalam fiqih, hadits, tafsir, dll dan memperdalam bimbingan ruhani pula, demikianlah thariqah alawiyah, dan demikianlah bimbingan Rasul saw.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=7&id=24288#24288

# Ma'rifat :
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Rahmat Nya semoga selalu menerangi anda dengan kebahagiaan,
syariah : ajaran Hukum hukum Allah berupa perintah dan larangan yg dibawa oleh nabi Muhammad saw.
tarekat : suatu cara / metode untuk mencapai kekhusyuan dalam dzikir dan mencapai keridhoan Allah swt
Makrifat : suatu pemahaman / pengetahuan tentang Allah swt.
semakin luas pemahaman seseorang tentang Allah swt maka diakatakan : semakin luas ilmu makrifatnya, ahli makrifat adalah orang yg luas pemahamannya tentang Allah swt, dan gelar utk orang yg sangat dekat dg Allah.

saudaraku, seorang ahli syariah (ahli hukum islam) yg tidak mempunyai ilmu makrifat (mengenal kedekatan dg Allah) maka ia mestilah orang fasiq, ia akan menggunakan ilmunya untuk bermaksiat, menjual ayat, berkhianat dg hukum syariat itu sendiri.
demikian pula tidak bisa memperdalam makrifat bila ia tidak mengamalkan syariah, ini adalah kejahilan pula.

sebagaimana Rasul saw Imam tertinggi dalam ketakwaan dan beliau masih mengamalkan syariat ini bahkan beliau saw lah yg paling gigih mengamalkannya, maka semakin tinggi derajat seseorang akan semakin gigih pengamalannya dalam syariah.

wallahu a'lam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=8&id=1715#1715

Jumat, 18 Oktober 2013

Sabar Dan Syukur

Habib Munzir Almusawa - Sabar Dan Syukur

saudriku yg terhormat, dalam hari hari kehidupan dunia Allah swt memberikan kepada manusia dua hal ujian saja, sabar dalam musibah, dan syukur dalam kenikmatan, dengan dua hal ini selama ia beriman, menjalankan hal yg fardhu, maka ia selamat di dunia dan di akhirat.

ketika datang musibah senjata peleburnya adalah sabar, semakin sabar karena Allah dalam menghadapinya maka semakin cepat musibah berganti dg kemudahan

ketika anugerah datang, ia akan hilang dan sirna, namun senjata penjaganya ahgar tidak hilang maka dengan bersyukur.

itulah kehidupan dunia, tiada kesusahan dan kenikmatan yg kekal.

sabar dan syukur adalah dua jalan dari Allah yg kesemuanya mengarahkan hamba Nya menjadi dekat dengan Nya swt.

ketahuilah bahwa musibah dan kenikmatan selalu datang silih berganti bagaikan siang dan malam.,

namun Allah swt Maha Adil dan Bijaksana, manusia disiang hari disiapkan pepohonan untuk berteduh dan bisa membangun rumah rumah untuk berteduh dari panasnya matahari, demikian pula dimalam hari Allah swt menyiapkan api untuk pelita, bahkan kini listrik dari kekuatan alam yg dari Allah swt agar manusia bisa terang benderang dimalam hari.

demikian pula dalam kenikmatan jika kita bersyukur maka Allah akan menambahnya, namun jika datang musibah Allah menyiapkan doa untuk segera menerangi kegelapan musibah dg terang benderangnya kemudahan.

semoga hari hari anda selalu dalam sakinah iman dan kebahagiaan, dan jika datang musibah semoga Allah swt meneranginya dg cahaya kemudahan hingga kegelapan musibah sirna seakan tiada.

semoga Allah swt menggantikan segala musibah itu dg anugerah, wahai Allah sungguh firman Mu adalah sumpah Mu yg Kau sampaikan pada kami, bahwa : SUNGGUH BERSAMA KESULITAN ADALAH KEMUDAHAN, DAN SUNGGUH BERSAMA KESULITAN AKAN DATANG KEMUDAHAN (Al Insyirah 6-7)

maka Demi sumpah Mu itu Wahai Allah segerakanlah bergantinya musibah mereka dg kemudahan dan anugerah, amiin.

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=5&func=view&catid=9&id=26745

Ikhlas

Habib Munzir Almusawa - Ikhlas

Saudaraku yg kumuliakan,
ikhlas adalah suatu amal ibadah dengan niat karena Allah

ikhlas mempunyai derajat, beramal karena ingin sorga pun bagian dari ikhlas, karena ia mengetahui bahwa sorga adalah milik Allah, yg Allah bagikan pada hamba Nya yg diridhoi, maka amal karena ingin sorga adalah bagian dari ikhlas, kecuali jika kita berkeyakinan bahwa sorga adalah bukan milik Allah swt,

derajat Ikhlas yg tertinggi adalah karena cinta pada Allah swt.

setiap hamba yg beriman, lalu ia menjalankan ibadah, maka ia akan diberi oleh ALlah swt kefahaman secara batin akan keindahan Allah.., yg dengan itu ia mulai melupakan sorga dan neraka, ia lebih ingin Allah swt, ia hanya cinta dan rinduuuu pada Allah swt, tak ingin yg lain,

hidupnya bukan lagi menanti sorga dan neraka, hidupnya hanyalah bosan karena menanti perjumpaan dengan Allah, hanya itu yg membuatnya ingin beribadah..

seperti anak anak bocah yg mesti diiming iming dulu untuk membuatnya menurut, lalu setelah anak mulai dewasa ia mulai mengerti maksud hidupnya, dan setelah ia benar benar dewasa maka ia akan sangat berbakti pada ayah ibunya karena tau betapa jasa mereka kepadanya dimasa kecil,

demikianlah hamba, Allah swt itu sangat Indah, dan akan semakin indah terasa, dengan hubungan batin kita yg semakin banyak meninggalkan larangannya dan mematuhinya, Dia swt akan mengalirkan cinta kepada hati hamba Nya sehingga hamba Nya mulai tergila gila pada Nya swt,

nah.. inilah sorga terindah sebelum mereka mengenal sorga, dan kelak mereka melihat keindahan Allah, dan Allah jadikan tempat tinggal mereka di sorga, dan sungguh jika disuruh memilih untuk tinggal di neraka namun boleh melihat keindahan Allah maka semua mereka akan meninggalkan sorga dan masuk keneraka,

sebagaimana diriwayatkan ketika seorang hamba yg terakhir keluar dari neraka setelah mungkin ratusan ribu tahun dihancur leburkan di api neraka, setelah jutaan kali tubuhnya dihidupkan kembali dan disiksa, lalu ia dihadapkan pada Allah.., ia melihat Allah.., lalu Allah bertanya padanya, hambaku, berapa lama kau di api neraka?, hamba itu berkata : "aku tak pernah merasakan siksa neraka..".
kenapa?, hilang seluruh kepedihan neraka karena melihat keindahan Allah swt...,
nah.., namun Allah menempatkan hamba hamba yg rindu pada Nya adalah di sorga, merekapun mau masuk sorga karena diperintah Allah,
mereka meminta sorga karena tahu sorga adalah tempat terdekat pada Allah,
mereka mendambakan sorga karena itu tempat prang yg dicintai Allah,
mereka mengharap sorga karena di sorga lah mereka akan sering berjumpa dan melihat Allah..

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=7&id=15653#15653

Selasa, 15 Oktober 2013

Sholat Sunnah Awwabin

Habib Munzir Almusawa - Shalat Sunnah Awwabin

Saudaraku yg kumuliakan,
shalat 6 rakaat ba'da magrib adalah shalat awwabin.

boleh dilakukan dg dua rakaat dua rakaat, boleh dilakukan 6 rakaat, boleh dilakukan dua rakaat pertama digabung dg ba'diyah magrib, lalu 4 rakaat lagi dg satu salam atau dua salam.

ba'diyah maghrib boleh digabung dg 2 rakaat awwabin, lalu sisanya yg 4 rakaat diteruskan setelah salam, jika tak niat digabung dengan Awwabin maka ia mestilah melakukan 6 rakaat sesudahnya.

rujuk :
shahih Muslim hadits no.748, satu bab khusus dalam shahih muslim itu Bab Shalat Awwabin)
shahih Ibn Khuzaimah hadits no.1223, 1224, 1227
Shahih Ibn Hibban hadits no.2539
Mustadrak Ala shahihain hadits no.1182,
dan masih puluhan hadits shahih lainnya yg menjelaskan bahwa Rasul saw melakukan shalat awwabin,
ada dua riwayat mengenai shalat awwabin ini, sebagian riwayat mengatakannya adalah shalat dhuha, riwayat lain mengatakannya antara magrib dan Isya,

Ibn Abbas ra mengatakannya antara magrib dan isya, demikian diriwayatkan dalam Sunan Imam Baihaqy alkubra Juz 3 hal 19. bahwa tafsir surat Assajdah ayat 16 adalah untuk orang yg melakukan shalat awwabien antara magrib dan isya.

Guru saya dan para ulama di Tarim dan sebagian besar ulama kita melakukannya antara magrib dan isya, walau ada pendapat lain bahwa itu adalah waktu dhuha, sebagaimana dalam shahih muslim..

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=28&func=view&catid=8&id=15859

Senin, 14 Oktober 2013

Hukum Mewarnai Rambut dan Semir Rambut

Habib Munzir Almusawa - Hukum Mewarnai Rambut

Saudariku yg kumuliakan,
Mengenai mewarnai rambut, merupakan hal yg aunnah yaitu dengan Hinna (pacar), yg berwarna merah atau kuning. dan yg diharamkan adalah yg berwarna Hitam (Shahih Muslim hadits no.2102 Bab : Sunnah memacar rambut dan haram dg warna hitam kecuali dalam peperangan Jihad").

namun mengenai mengecat rambut masa kini merupakan hal yg terlarang bila menggunakan pewarna yg tebal hingga menghalangi air menyentuh kulit rambut, sebagian besar cat pewarna rambut masa kini itu melapisi rambut, dan menghalangi menembusnya air ke rambut, maka hal ini diharamkan, terkecuali pewarna rambut yg merubah pigmen rambut (Bleaching). ia merubah warna rambut dan tak menutup sampainya air ke pori pori rambut.

Demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a'lam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&catid=9&id=9224

------------------------------------------------------------------------------------

Habib Munzir Almusawa - Semir Rambut

Saudaraku yg kumuliakan,
salam rindu untuk anda sebagai calon penerus perjuangan Rasulullah saw..

semir rambut berbeda dg pacar, pacar rambut hukumnya sunnah, namun semir rambut dg warna hitam tidak dibenarkan dalam syariah untuk pria, jika untuk wanita maka boleh dg syarat tidak menutup rambut dari air yg sampai ke rambut saat wudhu dan mandi besar, yaitu mewarnai rambut dg warna apa saja namun ia merubah pigmen/sel rambut hingga berubah warna, bukan mencat rambut, bagaimana membedakannya?, jika cat rambut maka hanya mewanai rambut, jika digesek dg kuku atau benda keras, maka warnanya luntur, maka hal itu menghalangi sampainya air wudhu dan air mandi besar ke rambut maka tak dibenarkan dalam syariah.

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=5&func=view&catid=8&id=25288

Kamis, 10 Oktober 2013

Tayangan Televisi

Habib Munzir Almusawa - Tayangan Televisi

saudaraku yg kumuliakan,
mengenai tayangan tayangan televisi itu memang sebagian besar merusak, bahkan para pekerjanya pun banyak yg muak, diantara produser salah satu tv swasta itu mengeluh pada saya : "tuh bib lihat, kita malu sama orang kristen, sebab mereka mengejek kita dengan ejekan : tuh lihat orang islam, matinya kayak gitu, ada yg terbakar, ada yg disiksa dikubur, ada yg kuburnya meledak, ada yg berubah jadi hewan!, di kita kirsten ngga ada yg begitu..",

sampai demikian buruknya dampak film film itu, namun mereka para tv tv itu tak perduli, mereka hanya ingin hal yg disukai oleh penonton, apapun itu..

kalau ramadhan mereka tayangkan hal hal agamis, bukan apa apa tapi memang karena penontonnya suka akan hal itu,

saya sekarang sudah tidak tampil lagi di stasion stasion tv, maaf kalau saya berbicara lugas dan jelas, saya diminta di RCTI untuk memakai dasi dan pakaian modern, saya menolak, mereka bilang kita harus bermasyarakat, jangan terkesan fanatik dengan pakaian, saya jawab justru mestinya fihak anda mesti berani tampil beda, namun mereka tetap menolak.

panggilan lagi dipanggil fihak RCTI untuk berdakwah sambil bersandiwara, misalnya seskali jadi oenjaga warung, sesekali jadi tukang becak, sesekali sebagai ustadz yg frustasi lalu dinasehati oleh orang pendosa, agar dilihat bahwa ustad ustad pun bukan malaikat yg tak berbuat salah,

saya tolak semua itu.

di trans tv saya diminta bicara hanya masalah horor dan hantu, saya katakan sungguh membicarakan hal itu tak ada manfaatnya, mereka berkata justru pemirsa menyukainya,

saya tolak juga.

di Indosiar mereka mengeluh karena jam rekamannya selalu berubah ubah, terkadang waktu rekaman dikalahkan oleh acara tinju, atau acara acara lainnya, hingga berjam jam kita harus nunggu diruang tunggu, ketika saya tanya kenapa begini?, mereka jawab : "maaf habib, karena acara agama islam di indosiar ini tak punya dana, malah yg mendanainya adalah orang kristen yg kasian aja lihat acara agama islam ngga ada, jadi kita ngga berani macem macem kalau dicancel dan ditendang sana sini bila ada rekaman acara lain

di tv tv lainnya saya diminta melawak dan bicara agak jorok supaya mengundang simpati, saya menolak..

nah saudaraku, kira kira demikianlah keadaan tv kita,
singkatnya, mereka itu adalah tergantung penontonnya.., maka kita merekrut muslimin muslimat agar semakin mengenal akhlak, mengenal budi pekerti dan kesopanan, maka nsicaya media media itu akan turut pula.

demikian saudaraku yg kumuliakan.

wallahu a'lam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=3691&catid=9

Cara Menghindari Masturbasi/Onani



Habib Munzir Almusawa - Cara Menghindari Masturbasi/Onani

masturbasi adalah dosa besar, dalam sekali masturbasi kita telah membunuh milyaran putra putri kita, karena milyaran sel itu adalah benih keturunan kita, dan mereka harus ridho dikorbankan bila mereka terbunuh dalam keridhoan Allah, sebagaimana kita jima' dengan istri, maka jutaan sel itupun banyak yg terbuang, hanya satu sel saja yg dapat menembus alam rahim dan sisanya harus rela untuk mati.

namun kasihan mereka bila dibuang dan dibunuh hanya sekedar untuk syahwat ayahnya.., Dosa onani/masturbasi tidak menyamai dosa Zina, tentunya dosa zina jauh lebih besar, namun onani bisa merusak metabolisme dan kejiwaan, dan menyebabkan lemah syahwat bila telah menikah, pria cenderung cepat ejakulasi dan sering yg menjadi lemah dan impoten karena dimasa mudanya sering onani.

Onani adalah membuang milyaran sel hidup yg merupakan anak anaknya sendiri, mereka mengorbankan milyaran anak2nya, dibuang dan terbunuh demi nafsunya, dan milyaran sel anak anaknya itu akan menuntutnya kelak.

Bisa anda bayangkan barangkali ada diantara milyaran sel itu ada yg akan menjadi ulama, atau orang shalih, atau wali, atau syuhada, mereka dibuang oleh ayahnya begitu saja dan mati terbunuh demi syahwat ayahnya.

saudaraku tercinta, cobalah alihkan perhatian dan sibukkan diri, saat keinginan mulai timbul maka segeralah mencari kesibukan lain,

anggaplah anda sedang puasa ramadhan, bila lapar datang maka pantasnya kita tak mengingat ingat makanan dan minuman, namun melupakannya dan berusaha mencari kesibukan untuk lari dari hembusan hembusan yg meniup alam pemikiran kita kepada kemungkaran..

anda bisa menghindar dg membaca buku, beribadah, membaca Alqur'an, menelpon teman, atau mengobrol, dan hindari tempat yg sendiri, larilah pada keramaian..

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=27972&catid=9

Minggu, 06 Oktober 2013

Tata Cara Mandi Junub dan Sunnahnya



Habib Munzir Almusawa - Tata Cara Mandi Junub

Saudariku yg kumuliakan,
Untuk mandi besar (mandi junub) syarat sah nya dua saja, yaitu niat, dan menyeluruhkan air keseluruh tubuh, yaitu menyingkirkan segala penghalang pada kulit yg dapat menghalangi sampainya air hingga air menyeluruh ke seluruh tubuh.

Inilah syarat sah mandi wajib, bila ia melakukannya maka telah selesailah dan sah mandi wajibnya,

namun hal hal sunnahnya sangatlah banyak, diantara berwudhu sebelumnya, memijit mijit bagian bagian dari lipatan lipatan tubuh dg air, memulai menyiramkan air dari bagian tubuh yg kanan depan, lalu bagian kiri depan, lalu kanan belakang, lalu kiri belakang, lalu meniga kalikan setiap basuhan itu, dan masih banyak lagi daripada sunnah sunnahnya,

Demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a’lam

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=5&func=view&id=18792&catid=8

-------------------------------------------------------------------------------
# Habib Munzir Almusawa - Sunnah2 Mandi Junub

. sunnah2 mandi banyak, diantaranya : Berdiri, menghadap kiblat, wudhu, basmalah, menjelajahi lipatan2 tubuh dg air, dan mengurut2 bagian2 tubuh (yg dirisaukan tak tersentuh air seperti belakang tubuh, belakang telinga dll), dan membasuh kesemua anggota tubuh 3X, dan tertib / berurutan, yaitu membasuh kedua tangan (dengan niat mandi besar jika junub), lalu membasuh kemaluan dan yg sekitarnya, lalu berkumur, lalu memasukkan air ke kehidung, lalu membasahi lipatan lipatan tubuh, lalu membasuh tubuh kekepala, lalu membasuh bagian kanan depan tubuh yg depan, lalu membasuh bagian tubuh kanan belakang, lalu membasuh bagian tubuh yg kiri bagian depan, lalu membasuh bagian tubuh yg kiri bagian belakang.(Yaquutunnafiis ala madzhab ibn Idris Assyafii).
juga disunnahkan bersiwak sebelumnya, menutup aurat dg sarung, dan menggunakan air tidak berlebihan, sunnahnya 1 shaa' (shaa = 3,5 liter).

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=5&func=view&catid=8&id=26500

Hukum Tatto

Habib Munzir Almusawa - Hukum Tatto

Mengenai Tato ini, merupakan dosa besar karena Tasyabbuhan bilkuffar (meniru niru adat orang non muslim tanpa manfaat tertentu). dan pula Tato menghalangi kita dari air wudhu atau air Mandi besar, maka tidak sah lah wudhu kita dan mandi junub kita.
maka tak sah pula shalat kita dan seluruh ibadah kita.

Maha Suci Allah swt yg memilihkan kita Syariah yg terlembut dan sempurna, Syariah Muhammad saw.

sebagaimana tato ini, betul perbuatannya adalah dosa, dan dosa berkesinambungan, dan wajib menghilangkannya,
Namun pendapat yg Mu'tamad mengharamkan menghilangkan tato bila hal itu harus dengan kekerasan, misalnya dengan api, atau dengan setrika, atau perbuatan2 yg menyakitkan tubuh.

maka bila ditemukan cara menghilangkannya tanpa menyakiti tubuh apalagi merusak tubuh, maka wajib menghilangkannya.

bila ia tak menemukan cara kecuali dg kekerasan, maka haram menghilangkannya,
maka apa solusi kita?,
saya pernah bertanya tentang hal ini kepada pimpinan Mufti Tarim, beliau menjawab bahwa solusi kita adalah bertobat..,
maka dengan tobat, semua ibadah kita diterima Allah swt, hukum tato itu gugur dengan tobat kita selama tak ada cara menghilangkannya kecuali dg kekerasan.

maka bagi kita yg telah terlanjur memiliki tato, maka tak perlu menghapusnya bila harus dengan kekerasan, maka kita berjanji pd Allah untuk tidak lagi menambah tato itu,
maka hukum wajib menghilangkannya pun gugur dg tobat kita.

alangkah indah dan sempurnanya ajaran Muhammad saw

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=9&id=21518

Hukum Foto dan Lukisan

Habib Munzir Almusawa - Hukum Foto dan Lukisan

saudaraku yg kumuliakan, mengenai "FOTO" berbeda hukumnya dg lukisan, hadits yg melarang gambar, yg dimaksud adalah lukisan makhluk yg bernyawa.

Foto tidsk dilarang, karena foto adalah menangkap bayangan dari cahaya yg dipantulkan, itu terlepas dari hukum dilarangnya melukis makhluk yg bernyawa.

dijelaskan dalam beberapa hadits shaih bahwa malaikat rahmat tidak menginjak rumah / ruangan yg ada lukisan makhluk yg bernyawa padanya, ini maksudnya bahwa di zaman Nabi saw orang orang kafir melukis nabi nabi mereka dan sesembahan mereka untuk kemudian disembah. maka tentunya para malaikat tak akan masuk ruangan yg ada lukisan berhalanya, maksudnya bahwa Rahmat Nya swt akan terjauhkan dari rumah para penyembahan berhala.

namun ada juga pendapat para fuqaha yg mengatakan bila ada lukisan makhluk yg bernyawa malaikat tak akan masuk ke ruangan itu, tentu sebabnya tidak lain karena hadits Nabi saw yg melarang lukisan.

Lukisan yg dilarang bukanlah semua lukisan, tapi para ulama mengklasifikasikan bahwa yg dilarang adalah lukisan makhluk yg bernyawa yg dengan tubuh sempurna, bukan setengah badan, bukan hanya kepala misalnya.

namun ada pula pendapat ulama dan fuqaha kini yg berpendapat bahwa lukisan yg dilarang adalah lukisan berhala, atau apa apa yg disembah selain Allah, misalnya lukisan Bunda Maria, Yesus, Dewa Syiwa dll yg disembah oleh manusia,

selain daripada lukisan lukisan itu maka makruh hukumnya dan tidak haram, demikian sebagian ulama berpendapat, namun sebagian besar mengharamkannya kecuali bila lukisan makhluk bernyawa itu tidak sempurna.

mengenai foto foto orang shalih maka tak ada ikhtilaf dalam hal ini, karena foto adalah menangkap bayangan dari pantulan cahaya, dan bayangan orang shalih mempunyai kekhususan tersendiri, sebagaimana hadits Rasul saw yg mengatakan : "sungguh syaitan itu menyingkir bila melihat bayangan Umar" . menunjukkan bahwa bayangan orang orang shalihin mempunyai keweibawaan disisi makhluk Alah swt, maka demikian istinbath atas foto foto orang shalih, karena foto adalah merekam bayangan.

demikian saudaraku yg kumuliakan,

wallahu a'lam

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=5&func=view&catid=9&id=2374

Sabtu, 05 Oktober 2013

Amalan Agar Diberi Jodoh . ingin mendapat keturunan.



Habib Munzir Almusawa - Amalan Agar Diberi Jodoh

mengenai doa agar segera mendapat jodoh adalah : RABBIY INNIY LIMAA ANZALTA ILAYYA MIN KHAIRIN FAQIIR" doa ini diajarkan oleh guru mulia saya untuk mepermudah rizki dan jodoh

Saudariku yg kumuliakan,
Doa itu artinya : “Wahai Tuhanku, sungguh aku masih sangat kekurangan dari mendapatkan curahan kebaikanmu”, doa ini adalah doa Musa as ketika ia dalam keadaan sebatangkara, tak punya istri dan miskin, maka ia as berdoa dg doa ini maka Allah datangkan padanya beberapa calon istri dan Allah berikan padanya kekayaan dan pekerjaan yg halal dan mulia.

Doa ini diambil dari QS Al Qashash 24, maka bagi mereka yg menginginkan segera jodohnya, atau pekerjaan, atau rizki yg luas maka hendaknya membaca doa itu, kapan saja, diperbanyaklah dan dibaca dengan menghadirkan maknanya..

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=28&func=view&id=6836&catid=9

# Habib Munzir Almusawa - Ingin Mendapatkan Keturunan

mengenai doa untuk mempunyai anak, banyak cara untuk mendapatkan keturunan, namun saya ajarkan yg paling banyak dicoba oleh saudara saudari kita, yaitu sabda Nabi saw : "Barangsiapa yg sulit memiliki keturunan, hendaknya ia bernadzar jika punya anak pria maka akan diberi namaku, maka Allah akan memberikan padanya keturunan",
periwayat hadits ini termasuk orang yg tak punya keturunan, ia mencobanya, dan ia pun mempunyai keturunan laki laki diberi nama Muhammad, dan ia bernadzar lagi, maka ia punya keturunan pria lagi, ia terus mencoba hingga mempunyai 7 anak pria yg bernama Muhammad.

resep nabawiy ini saya ajarkan pada saudara saudara kita, mereka kini sudah menimang anak, kesemuanya Muhammad, ada Muhammad salim, Muhammad Rahmatullah, dan banyak lagi..

Demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

Wallahu a'lam

http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=17062&catid=9

Rabu, 02 Oktober 2013

Masalah QUrban

khunthai

Assalamu'alaikum wrwb.
Semoga habib munzir selalu dalam kesehatan dan keberkahan.

Mengenai pembagian daging Qurban, apakah ada aturannya ? Saya pernah dengar 1/3 bagian adalah hak pengkorban, sedangkan sisanya dibagi-bagikan ke tetangga dan fakir miskin. Satu lagi.. adakah orang non-muslim boleh diberi daging qorban ini?

Mohon penjelasannya pak habib. Terima kasih sebelumnya... dan mohon doanya juga pak habib.

Semoga dakwah MR ini selalu dijayakan Allah sampai akhir zaman. Amien.


Habib Munzir Almusawa
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Anugerah dan Cahaya Rahmat Nya semoga selalu menerangi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. dijelaskan oleh shohibul Baijuri bahwa yg dimaksud adalah disunnahkan si pemilik tak mengambil lebih dari 1/3 kambing itu, dan sisanya kepada fuqara dan muslimin

2. dalam madzhab syafii tak dibenarkan memberikan daging qurban idul adha kepada non muslim, sebab hal itu adalah jamuan Allah untuk muslimin, ada pendapat lemah yg mengatakan boleh diberikan pada kafir dzimmiy. (non muslim yg tak memusuhi).

demikian dijelaskan pada Syarh Syaikh Ibrahim Albaijuri Kitab Shayd waddzabaih Bab Udhhiya hal 451).

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=28&func=view&id=10002&catid=8

Masalah qurban

budicysco


Assalamualaikum Wr.Wb.

Habibana yang tercinta, semoga Allah selalu melimpahkan kebahagian dunia dan akhirat untuk habibana. Amin Ya Allah...

Habibana saya ingin menanyakan tentang hukum-hukum Qurban, karena dalam beberapa hari ini saya agak kebingungan dengan adanya pertentangan dari larangan ustadz majelis ta'lim kami dengan kebiasaan yang ada di kampung kami.

1) Benarkah tidak boleh mencampur niat aqiqah dan qurban dalam 1 sapi. Misalnya 1 sapi dibagi 7, yang 6 orang niat qurban, sementara 1 orang niat aqiqah. Karena kata ustadz kami bahwa aqiqah hanya boleh menggunakan kambing.

2) Benarkah orang yang belum melaksanakan aqiqah, harus melaksanakan aqiqah dulu baru boleh ber-Qurban? Ini kebiasaan yang berkembang di kampung kami.

3) Benarkah batas kewajiban aqiqah menurut hadits Rasulullah saw. adalah hanya 7 hari, dan hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a. 21 hari. Setelah itu maka tidak jatuh lagi kewajiban untuk aqiqah? Sementara di kampung kami orang yang sudah tua tetap melaksanakan aqiqah untuk diri mereka sendiri. Karena katanya ada hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah saw. sendiri beraqiqah setelah diangkat menjadi Rasul. Tapi menurut ustadz kami hadits tersebut adalah hadits doif.

4) Apakah perlu bagi orang yang berkurban, saling tukar daging kurban mereka? Karena katanya supaya tidak termakan hewan qurban mereka sendiri. Sementara kata ustadz kami hal tersebut tidak perlu karena hewan qurban sebenarnya sudah ada bagiannya 1/3 untuk faqir miskin, 1/3 untuk sendiri dan 1/3 lagi umum.

Demikian pertanyaan yang baru-baru ini hadir dibenak saya. Mohon bimbingan dari habibana agar saya tidak ragu mengambil hukum mana yang sebenarnya lebih benar. Saya percaya dan yakin kepada ustadz kami, namun kebiasaan yang berkembang di kampung kami pun sulit untuk dihilangkan, karena yang menjalankannya adalah orang-orang tua kami sendiri.

Wassalam,
Budi

Habib Munzir Almusawa

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Anugerah dan Cahaya Rahmat Nya semoga selalu menerangi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. hal itu boleh saja, dapat dirujuk pada kitab kitab fiqih , juga pada Syarh Baijuri Juz 2 hal 306).

2. aqiqah dan qurban keduanya sunnah muakkadah, bukan wajib, dan boleh didahulukan mana saja tanpa ada ketentuan mesti aqiqah dulu, namun afdhalnya aqiqah dulu.

3. aqiqah boleh dilakukan walau sudah lanjut, bahkan sebagian ulama memperbolehkan walau telah wafat.

4. hal itu tak disyaratkan demikian, boleh ia memakan daging qurbannya, namun sunnahnya adalah jamuan untuk muslimin, fuqara dan aghniya, dan seluruh muslimin boleh memakannya termasuk dirinya sendiri

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=5&func=view&catid=8&id=19705

jodoh,rejeki,dan maut (doa mencari Jodoh)

jayatri


Assalamualaikum

jodoh,rejeki,dan maut semua ada ditangan Allah Swt . lalu apakah Allah swt juga menetapkan bahwa seseorang itu akan menemukan jodohnya nanti diakhirat apakah ada do'a/amalan agar segera diberikan jodoh oleh Allah Swt

Habib Munzir Almusawa

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Cahaya Keindahan Allah swt semoga selalu menerangi hari hari anda dengan kebahagiaan,

Saudaraku yg kumuliakan,
manusia melewati kehidupan dan ketentuan Allah swt namun ketentuan Allah bisa berubah, sebagaimana kita memahami bahwa Qadha (ketentuan Allah) ada yg Mubram (tak bisa berubah) dan ada yg Mu'allaq (bisa berubah), sabda Rasul saw : "Doa dapat merubah Qadha" (Mustadrak ala shahihain hadits no.6038).

berbuat dan beramal, dan memasrahkan segalanya kepada Allah, kita mepunyai keinginan dan berusaha, namun bila kehendak Allah berbeda maka kita tenang dan tak risih, ridho dengan kehendak Nya swt.

bahwa manusia berbuat, namun sesekali ia bukanlah Maha Pengatur, ia berbuat namun tak bisa memaksakan kehendak Allah agar Allah menuruti kemauannya, ia selayaknya menerima keputusan Sang Pemilik Nya swt, sebagaimana anak yg patuh akan menerima kemauan ibunya walau bertentangan dengan keinginannya, ia jatuhkan kemauannya dan ia bersabar atas kemauan ibunya,

lebih lebih lagi atas kemauan kekasih tunggalnya yaitu Allah swt, yg menciptakan ibu dan ayahnya, kita mempunyai kehendak, namun ketika kita sadar ternyata kehendak Nya berbeda dengan kemauan kita dalam suatu hal, maka kita tenang dan bersabar atas kemauan Nya swt, dan inilah hakikat hamba, mustahil hamba mengangkat dirinya atas tuhannya hingga memaksa agar tuhannya mesti patuh pada keinginannya.

tawakkal yg benar adalah tawakkal yg diserrtai usaha, yaitu berusaha namun memasrahkan hasil kerjanya pada Allah, bila berhasil maka ia bersyukur karena ALlah sesuai dan setuju dg usaha dan kemauannya, dan bila tak berhasil ia bersabar karena ternyata kehendak Allah swt tak sesuai dg keinginannya, inilah yg disebut tawakkal.

dan faham Jabariyah adalah pemahaman yg mengatakan bahwa amal shalih bukanlha sebab masuknya kita ke sorga dalam segala hal, dan sebaliknya adalah faham Qadariyah, yg meyakini bahwa sorga adalah bayaran dari amal kita secara mutlak.

dan kedua faham ini batil, bahwa kita beramal dan Allah swt menentukan diterimanya amal itu atau tidak.

tentunya kita tak berpangku tangan, tidak pula mengandalkan amal untuk memastikan masuk sorga dan bebas dari neraka. (Fathul Baari Almasyhur juz 11 hal 296).

demikian pula dalam ajal, jodoh dan lainnya, mengenai doa agar segera mendapat jodoh adalah : RABBIY INNIY LIMAA ANZALTA ILAYYA MIN KHAIRIN FAQIIR" doa ini diajarkan oleh guru mulia saya untuk mepermudah rizki dan jodoh

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga sukses dalam semua cita cita, semoga dalam kebahagiaan selalu,

wassalam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=28&func=view&id=6836&catid=9
 
Blogger Templates