Social Icons

Pages

Selasa, 22 Oktober 2013

Istiqomah

Habib Munzir Almusawa - Istiqomah

Saudaraku yg kucintai dan kumuliakan,

iman itu naik dan turun, dan jika sedang saat menurun demikian, ingatlah mati.., dengan mengingatnya kita akan sangat terbantu dalam istiqomah, dan usaha menuju istiqomah sudah mendapat pahala istiqomah, dan semakin luhur dengan semakin kita istiqomah pada ibadah kita karena Allah swt.

ingatlah saat ketika tangan tangan para kekasih mengusung kita dan menurunkan tubuh kita kedalam lahad dengan airmata kesedihan, tahukah keadaan kita?, seluruh tali pengikat kafan dibuka, lalu wajah dibuka dari kafan..

tubuh ditaruh dalam posisi miring menghadap ke kanan yaitu kiblat, lalu punggung kita diganjal batu bata agar tubuh tidak terlentang lagi, yaitu tetap miring menghadap kiblat, dan wajah kita ditempelkan ke dinding kubur, agar terus wajah kita mencium tanah dinding kubur yg lembab itu....

lalu kayu kayu papan ditaruhkan diatas tubuh kita bersandarkan dinding kubur, menutup seluruh tubuh kita agar tanah tidak langsung menimpa tubuh, lalu tanah mulai ditumpahkan diatas tubuh kita..

setelah itu kita sendiri disana..., dalam kesempitan dan kegelapan.., panas.. gelap..

sendiri.. bukan sebulan atau dua bulan, tapi bisa ratusan tahun atau ribuan tahun sendiri..

tak bisa curhat..., tak bisa berhubungan dg siapapun.., tak bisa bergerak kemana mana..., tak ada pemandangan, tak ada warna, yg ada hanya kegelapan dan kegelapan.., menunggu dan menunggu.. ribuan tahun.. sendiri..

yg ditunggu adalah sidang akbar pertanggungan jawab.. harap harap cemas diselingi putus asa dan penyesalan.. itulah yg terus menghantui kita kelak..

ketika mengingat ini maka leburlah segala kekerasan hati, iapun mencair, dan jiwa terpanggil untuk sujud sambil menangis, mengadu pada Allah jika ingat akan hal itu karena hanya Dialah yg melihat keadaan kita saat itu..

hanya Dialah yg ada saat itu.. untuk inilah kita shalat dan ibadah.. agar Dia swt tak melupakan kita saat itu dan mengasihani kita yg telah terbujur kaku didalam tanah lembab ribuan tahun..

semoga Allah swt meluhurkan setiap nafas kita dan keluarga dg cahaya istiqamah, dan selalu dibimbing untuk mudah mencapai tangga tangga keluhuran istiqamah, dan wafat dalam keadaan istiqamah, dan berkumpul dihari kiamat bersama ahlul istiqamah, dan pemimpin ahlul istiqamah, Sayyidina Muhammad saw

bimbinglah istri dan anak dengan ketegasan namun dg lemah lembut, mengajaknya shalat berjamaah, dan terus dg kasih sayang, pandanglah mereka bahwa anda ingin mereka mulia disisi Allah, dan anda pun ingin mendapat kemuliaan di sisi Allah dengan membimbing mereka, dan tabahlah,

namun jika sudah mulai terjalin niat luhur pada suami dan istri, maka sungguh rumah tangga anda bagai sorga sebelum sorga yg abadi kelak, anak dibimbing dg sebaik2nya mencintai shalat, mencintai Alqur'an, dikenalkan ramah dan indahnya sang nabi saw, maka anak akan beridolakan Nabi saw, maka selamatlah ia dari kejahatan jari jari iblis yg merusak anak dari kecil dengan beridolakan hamba yg tidak pernah sujud pada Allah swt,

pujilah istri jika memakai pakaian islami, manjakan dan puji anak anda jika memakai pakaian islami, dan segala hal yg bersifat sunnah muliakanlah, dan muliakan anak dan istri ketika mengamalkan yg fardhu dan sunnah, maka mereka memahami bahwa cinta anda pada mereka akan makin berlimpah dg taatnya mereka pada Allah swt,
Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Aqur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a'lam

http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&catid=9&id=28004

Tidak ada komentar:

 
Blogger Templates